Miliki Senpi, Toke Karet Diciduk di Rumah Istri Muda

Kapolres Lubuk Linggau saat gelar tersangka di Polres Lubuklinggau.foto/CR1dhia

 

Lubuklinggau-Toke karet beristri dua, Bandot (34), diringkus anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lubuklinggau, di rumah istri mudanya di Jalan Kenari, Kelurahan Puncak Kemuning, Kecamatan Lubuklinggau Utara II. Penangkapan dipimpin Kasat Narkoba Polres Lubuklinggau AKP Ahmad Fauzi‎.

Dari hasil penggeledahan di rumah istri muda tersangka, polisi menemukan senjata api rakitan berbentuk pulpen dan dua butir amunisi jenis cis kaliber 22mm, dua paket shabu ukuran sedang, satu alat isap, dan hape.

Senpi rakitan berbentuk pena merupakan temuan baru pertama kali di wilayah hukum Polres Lubuklinggau. Senpi ini dirakit sedemikian rupa berbentuk pena berwarna silver.

“Temuan senpira berbentuk pena dan amunisi jenis cis kaliber 22 sebanyak dua butir, baru pertama kali ditemukan jenis ini di Lubuklinggau,” ungkap Kapolres Lubuklinggau AKBP Hajat Mabrur Bujangga didampingi Kasat Narkoba, AKP Ahmad Fauzi, Rabu (1/2).

Menurut Kapolres, tersangka Bandot akan dikenakan pasal berlapis yaitu  Undang Undang Narkotika dan Undang Undang Darurat.

” Dipastikan dia (Bandot-red) akan lama di penjara, karena dua-duanya hukumannya berat, baik narkoba maupun kepemilikan Senpira ini,” katanya.

Lebih lanjut, Hajat menjelaskan, barang bukti shabu yang diamankan dari tersangka merupakan hasil pengeledahan di rumah istri muda tersangka. Sementara penggeledahan di rumah istri pertama tersangka, polisi tidak menemukan barang bukti narkoba.

“Barang bukti didapati  di rumah istri muda, sumber barang bukan dari Lubuklinggau sekarang masih kita selidiki,”ujarnya.korankito.com/CR1dhia