Bisa Dipercaya

Ditebas Pedang, Komri Terkapar di Rumah Sakit

Komri, korban penganiayaan dirawat di rumah sakit.foto/deny

 
Palembang- M Komri (36), harus meringkuk di rumah sakit setelah tangannya ditebas pedang oleh Manto (27), di dekat Lorong Ogan, Kecamatan Seberang Ulu (SU) Palembang, Selasa (31/1) malam.

Komri yang tinggal di Jalan KI Marogan, Lorong AA, Kecamatan Kertapati, ini harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawan intensif atas luka yang didertitanya.

Berita Sejenis
1 daripada 3.093

Sedangkan istrinya, Yuliana (35) mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Porlesta Palembang, Rabu (1/2) sekitar pukul 09.00, untuk melaporkan peristiwa yang dialami suaminya.

Berdasarkan data yang dihimpun, kejadian itu berawal saat Komri bersama temannya Andre (25) hendak pulang ke rumah mengendarai sepeda motor. Saat melintasi di lokasi kejadian, Manto meneriaki mereka.

Kemudian Komri dan Andre turun dari motor untuk menanyakan kepada Manto kenapa meneriaki mereka. Melihat Komri datang Manto justru menghindar. Tak lama kemudian Manto datang lagi sambil membawa senjata tajam pedang.

“Saya mau bertanya baik-baik, kenapa dia membentak saya itu. Eh, dia malah berlari melihat. Namun, dia kembali lagi membawa pedang dan langsung membacok saya ,” ucap Komri saat ditemui di rumah sakit.

Komri tidak mengetahui secara pasti masalah apa yang membuat Manto menyerang dirinya. “Ketika itu, kami tidak bisa melawan lagi. Saya dibacok dia, untung teman saya tidak kena,” tambahnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Marully Pardede mengatakan pihaknya telah menerima laporan tersebut dan akan segera diproses.korankito.com/denny