Bisa Dipercaya

Mau Bisnis Tanah Malah Merugi Rp720 Juta

Herlina, korban penipuan saat melapor di SPKT Polresta Palembang.foto/deny

Palembang- Herlina (52), harus merelakan uang miliknya sebesar Rp 720 juta raib, setelah menjadi korban penipuan  FG (45), warga Jalan Kebon Sirih, Kelurahan Bukit Sangkal, Palembang.

Ibu rumah tangga yang tinggal di Jalan Suka Mulya, Kecamatan Kemuning, kemudian melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Senin (30/1) sekitar pukul 15.00.

Berita Sejenis

SMKN 2 Palembang Bidik World Class

Dzhalilov Targetkan Top Skor Bersama SFC

Terduga Teroris ‘Jakfar’ Dikenal Tertutup di…

1 daripada 3.067

Di hadapan petugas, wanita yang menggunakan hijab coklat ini pun menceritakan kejadian yang menimpanya berawal ketika ia dikenalkan oleh temannya yakni Ari Wijaya (40) kepada terlapor.

Pertemuan antara korban dan terlapor berbuah kesepakatan untuk kerjasama. Ketika itu, terlapor mengajak korban untuk berbisnis pengurusan surat tanah.

Dengan dijanjikan keuntungan besar, korban pun akhirnya tergiur bisnis tersebut. Ia kemudian menyerahkan uang sebesar Rp 720 juta sebagai dana awal di Jalan MP Mangkunegara, Palembang, Senin (26/10) lalu.

“Dia (terlapor,red) mengajak saya untuk berbisnis pengurusan surat tanah. Saya berikan modal awal Rp 720 juta untuk tiga tanah. Namun, setelah diberikan uang itu, sampai sekarang tanah-tanah itu tak diurusnya,” katanya.

Belakangan ia mengetahui tanah yang akan diurus terlapor sengketa, bukan tanah yang memiliki sertifikat seperti yang telah dijanjikan oleh terlapor. “Saya berharap dia cepat ditangkap,” tambahnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede mengakui  pihaknya sudah menerima laporan korban dan akan segera ditindaklanjuti. “Laporan sudah kita terima dan akan di proses,” katanya.

(korankito.com/denny)