Lima Kali Beraksi, Perampok Spesialis Minimarket Diringkus

Dua tersangka perampok minimarket diamankan anggota Serse Polresta Palembang.foto/deny

Palembang- Dua tersangka perampokan yang sering beraksi di minimarket, berhasil ditangkap Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Ilir Barat (IB) I Palembang, Minggu (29/1) sekitar pukul 23.00.

Mereka adalah, Kikie Setiawan (20) dan M Tohir (28). Sementara tiga pelaku lainnya, FB (25), TR (24) dan UJ (27) masih dalam pengejaran anggota Polsek IB I Palembang.

Menurut tersangka Kikie, komplotannya sudah lima kali menjalankan aksi perampokan. Terakhir, mereka merampok minimarket yang berada di kawasan Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan IB I Palembang, Sabtu (21/1) malam.

“Sudah lima kali, terakhir di Poligon. FB yang masuk ke dalam menodongkan senjata api (senpi), sedangkan kami berempat mengambil barang-barang,” katanya saat gelar perkara di Mapolresta Palembang, Senin (30/1) sore.

Menurutnya, dari hasil perampokan itu ia mendapatkan bagian uang sebesar Rp 1 juta. Uang itu sudah habis ia gunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari serta sebagian lagi diberikan kepada orangtuanya.

“Uangnya sama FB semua, saya hanya kebagian Rp 1 juta saja. Sudah diberikan kepada orangtua dan untuk makan sehari-hari. Kalau yang mempunyai ide FB semua, saya hanya ikut-ikutan saja,” tambahnya.

Kaporlesta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono didampingi Kasat Reskrim Kompol Marully Pardede dan Kapolsek IB I menjelaskan tertangkapnya pelaku dari adanya laporan masyarakat.

“Setelah melakukan penyelidikan beberapa hari, kita berhasil menangkap dua orang pelaku KS dan MT. Sedang tiga orang masih buron, kita akan terus kejar kawanan pelaku yang masih DPO,” tuturnya.

Modus yang digunakan kawanan pelaku yakni, ketika pegawai minimarket hendak menutup pintu rooling door lalu ditodong senjata api oleh pelaku lainya dengan menggunakan senpira.

Saat berada di dalam minimarket, pelaku langsung menyekap dan mengikatnya menggunakan tali plastik. Lalu, kawanan pelaku menguras barang dagangan yang terpajang di atas rak.

“Menurut keterangan yang ada, kawanan pelaku ini lebih dari satu tempat menjalankan aksinya. Makanya, akan terus kita lakukan pengembangan terhadap para tersangka,” tambahnya.

Sementara untuk barang bukti, polisi mengamankan satu unit mobil Honda Freed warna putih yang digunakan untuk beraksi, lakban hitam dan tali plastik untuk menyekap korban.

“Tersangka akan dikenakan pasal 365 KUHP dengan ancaman di atas lima tahun penjara,” pungkasnya.(korankito.com/denny)