Ceramah Habib Rizieq di BKB Palembang Digugat

Massa saat berunjuk rasa di depan Mapolda Sumsel, Selasa (31/1).foto/kardo

 

Palembang-Sekelompok massa berkumpul di depan Mapolda Sumsel, Selasa (31/1). Mereka berbondong-bondong melakukan demo terkait isi ceramah oleh Habib Rizieq di BKB, beberapa waktu lalu.

Masa yang tergabung dalam Barisan Penegak Trisakti Bela Bangsa Banteng Indonesia Sumatera Selatan dan Forum Satria Mandiri ini dipimpin langsung oleh koordinator aksi Asrul Indrawan yang dalam orasinya menuntut kepada Polda Sumsel untuk mengusut isi ceramah yang disampaikan oleh Habib Rizieq di BKB, beberapa waktu lalu.

Asrul menilai apa yang disampaikan oleh Habib Rizieq diduga mengandung unsur provokasi dan unsur kebencian. menurutnya hal itu berbahaya karena dapat memecah belah bangsa.

“Hari ini kami menuntut Polda Sumsel untuk menangkap Habib Rizieq karena telah menyampaikan ujaran yang berbahaya kepada masyarakat atas ceramahnya,” ungkap Asrul dalam orasinya.

Sementra itu, Sekjen Front Pembela Islam (FPI) Sumsel, Habib Mahdi Sahab saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya mempersilahkan para pendemo untuk menyampaikan aspirasinya, asalkan yang disampaikan sesuai dengan hati nurani peserta demo.

“Sah-sah saja jika mau menyampaikan aspirasinya, sebab ini adalah negara demokrasi, masyarakat diberikan kebebasan untuk hal itu. Yang penting para pendemo mengerti dan paham apa yang dituntutkan, bukan karena ada kepentingan lain,”ucap Habib Mahdi melalui sambungan telepon saat dihubungi wartawan.

Dia berharap, agar demo tersebut memang benar-benar mewakili seluruh elemen masyarakat, bukan karena adanya imbalan atau hal lainnya.

“Ya selagi dari hati nurani, kita berharap semua dapat mewakili seluruh elemen masyarakat, bukan karena adanya imbalan atau apalah, semoga murni dari hati nurani mereka,” ujarnya.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Cahyo Budi Siswanto didampingi Karo Ops Kombes Pol Iskandar MZ mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi apa yang disampaikan oleh para pendemo. Namun, Kabid Humas menegaskan kepada pendemo untuk memberikan bukti yang akurat terhadap apa yang akan dilaporkan dan dituntutkan.

“Terima kasih karena demo kali ini telah berjalan dengan tertib, namun untuk setiap perbuatan harus ada unsur-unsur yang harus ditepati. Sehingga laporan bisa diproses. Jadi silahkan lengkapi buktinya dan serahkan kepada kami. Kami berjanji akan melakukan dan melayani dengan sebaik-baiknya,”pungkanya.(korankito.com/kardo).