Pemprov Sumsel Apresiasi Rumah Tahfidz Anak Yatim

Pelaksana tugas Sekretaris Daerah provinsi Sumatera Selatan Joko Imam Sentosa nobar bersama anak yatim dhuafa di Cinema XXI Opi Mall Jalan Gubernur H A Bastari, Jakabaring. (29/01) (foto/hms)

 

Palembang- Pelaksana tugas Sekretaris Daerah provinsi Sumatera Selatan Joko Imam Sentosa,  hibur 200 santriawan dan santriwati Rumah Tahfidz Yatim Dhuafa penghafal Alquran nonton bareng film ” Iqro” di Cinema  XXI Opi Mall Jalan Gubernur H A Bastari, Jakabaring.  (29/01)

Kehadiran Sekretaris Daerah mendapat sambutan baik dari santriawan dan santriwati , terlihat tampak wajah anak-anak berbahagia memasuki bioskop, ditambah lagi ketika Sekda Sumsel memberikan kata sambutanya yang tak henti-henti disambut tepuk tangan hadirin.

Nonton bareng (Nobar)  ini merupakan salah satu bentuk apresiasi dari Pemerintah provinsi (Pemprov) Sumsel, apresiasi atas senantiasanya anak yatim dhuafa setiap hari menghafal Alquran. Menurutnya tidak ada yang baik selain menghafal Alquran muda-mudahan para penghafal Alquran di Sumsel terus bertambah setiap harinya. Hal itu disampaikan Joko dalam sambutannya.

“Tolong Anak-anakku jangan ngantuk diperhatikan betul filmnya, ambil ilmu yang ditayangkan di film iqro ini, semoga tidak hanya sekedar nonton bersama melainkan ada ilmu yang bisa dipetik,” himbau Joko

Dikatakan Joko, mendidik anak melafazkan dan menghafalkan al’quran sejak usia dini suatu tindakan, cara dan prilaku yang paling benar dan juga tugas yang mulia, sebab itu merupakan cikal bakal generasi yang baik. Maka dari itu Pemprov Sumsel bersedia bahu-membahu bagaimana agar yayasan ini makin berkembang.

“Saya sangat tertarik kepada yayasan ini, sehingga saya akan beritahu kepada jajaran Pemprov Sumsel,” tegasnya

Dalam kesempatan itu Joko juga menyampaikan bahwa saat ini Pemprov Sumsel sedang membangun Masjid Raya Sriwijaya yang nantinya akan menjadi Masjid tercantik dan termegah di Asia Tenggara, tak hanya itu saja Pemprov Sumsel juga membangun kampus baru Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang dan pusat kajian Islam (Islamic Center).

“Jadi banggalah menjadi masyarakat Sumsel, dan mari bersinergi bersama dalam membangun Sumsel yang lebih baik,” ajaknya

Pada kesempatan ini juga Direktur Rumah Tahfidz Anak Yatim Dhuafa penghafal Alquran Muhammad S Sy mengatakan  para santriwan dan santriwati dirumah tahfidz ini tidak menutup diri dari modernisasi global termasuk menonton bioskop.

“Asalkan kita ada filter untuk menyaring semua yang modern itu bisa kita terima, apalagi dalam menonton film dibioskop, tapi untuk film Iqro ini sangat baik bagi anak-anak karena berisi pesan moral,”tutupnya. (korankito.com/hms/***)