800 Pemuda Ikuti Seminar Entrepreneur

SEMINAR : Motivator muda Indonesia Syafii Effendi sedang menyampaikan materi entrepreneur di depam 800 pemuda dalam seminar di palembang, Ahad (29/1). Foto/Eja

Palembang – Sekitar 800 pelajar dan mahasiswa ikuti seminar Membangun Karakter Mental Kemandirian Dan Seni Mengatur Waktu Serta Keuangan Untuk Sukses Semuda Mungkin yang digelar Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Palembang di Palembang, Ahad (29/1).

Motivator muda Indonesia Syafii Effendi menyampaikan, dalam sebuah pencapaian atau kesuksesan ada harga yang harus dibayar. Ada pengorbanan berupa biaya dan waktu dalam setiap usaha untuk mencapai kesuksesan. “Semakin lama Anda berkecimpung dalam satu bidang usaha, maka akan semakin kecil modal yang akan keluarkan. Sebab Anda sudah mendapat pelajaran dari pengalaman sebelumnya,” ujarnya.

Menurutnya, begitu pula dalam berwirausaha, harus mempunyai tekad dan kemauan yang kuat selain memakan biaya waktu yang tidak sedikit. “Teman adalah nasib, jadi kalau ingin mengubah nasib maka harus mengganti teman. Maksudnya ialah, kalau ingin menjadi orang besar maka harus bergaul di lingkungan orang besar untuk mendapatkan ilmu mereka,” tambahnya.

Seminar kewirausahaan itu terlaksana berkat kerja sama KNPI Palembang dengan Indonesia Entrepreneur Club (IEC) dengan mengundang motivator muda Indonesia Syafii effendi sebagai nara sumbernya.

Seminar itu bertujuan untuk memberikan motivasi dan inspirasi bagi pelajar di Kota Palembang untuk dapat menjadi seorang wirausaha yang dapat memberikan peluang kerja, bukan hanya sebagai pencari kerja.

Sementara itu, Ketua KNPI Palembang Handry Pratama putra melalui Sekjen KNPI Kota Palembang Tomo menambahkan, kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan untuk memotivasi generasi muda agar berani terjun ke dalam dunia enterprenuer. “Kami ingin mengubah paradigma generasi muda yang selama ini hanya berfokus untuk mencari kerja menjadi pemberi kerja,” tegasnya.

Hal senada diungkapkan oleh Ketua Umum IEC Sumatera Selatan (Sumsel) Jaka Harlis, dalam kegiatan Entrepreneur Series, seminar motivasi nasional pemuda mandiri melibatkan pelajar sebagai peserta seminarnya. Hal ini sebagai salah satu upaya untuk mengurangi angka pengangguran melalui minat pelajar untuk menjadi seorang pengusaha sedini mungkin. “Untuk menjadi wirausaha saat ini tidak sesulit seperti 10 tahun lalu. Sebab saat ini pemuda bahkan pelajar sudah bisa membuka usaha atau menjadi reseller suatu produk melalui media sosial,” pungkasnya. (korankito.com/eja)