Walikota Palembang Resmikan RSIA Kader Bangsa

Walikota Palembang Harnojoyo saat peresmikan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Kader Bangsa. Foto/Ria

Palembang – Walikota Palembang Harnojoyo meresmikan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Kader Bangsa yang didirikan Yayasan Kader Bangsa. Pendirian RSIA ini bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama untuk menekan angka kematian ibu dan anak.

“Hari ini tambah satu lagi rumah sakit ibu dan anak yang ada di kota Palembang. Dengan tambahan rumah sakit ini, akan membuat ibu dan anak benar-benar sehat,” ujar Harnojoyo saat meresmikan RSIA Kader Bangsa, di Jalan Ki Merogan Kecamatan Kertapati, Jumat (27/1).

Harnojoyo mengatakan, ketersedian rumah sakit yang ada di kota Palembang sudah cukup banyak. Namun, masalah kesehatan bukan hanya berdasarkan keberadaan dan jumlah rumah sakitnya saja.

“Yang terpenting bagaimana memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Kebersihan menjadi faktor umum yang harus dimengerti masyarakat,” lanjutnya.

Plt Kepala Dinas Kesehatan kota Palembang Letizia mengatakan, angka kematian ibu dan anak di Kota Palembang cukup rendah. Hal ini dikarenakan pelayanan yang diberikan pihak rumah sakit terhadap ibu dan anak sudah cukup baik.

Letizia menerangkan, fasilitas dan peralatan medis yang sudah sangat baik serta kemampuan sumber daya manusia yang profesional dalam memberikan pelayanan, menjadi salah satu indikator rendahnya tingkat kematian ibu dan anak.

“Jadi kalau di Palembang ini sudah sangat baik. Kecuali kalau daerah-daerah lain yang minim peralatan kesehatan. Kalau di Palembang, mulai dari yang terkecil posyandu, puskesmas, hingga rumah sakit ada. Sehingga masyarakat sangat mudah ditangani,” jelasnya.

Sedangkan Ketua Yayasan RSIA Kader Bangsa Palembang Irzanita mengtakan, pada awalnya ia ingin membuat rumah sakit yang berbasis umum sehingga bisa mencakup dan menangani semua penyakit.

“Awalnya mau buat rumah sakit umum, namun karena prosesnya panjang, sehingga kita disarankan untuk membangun RSIA terlebih dahulu, dan selanjutnya baru akan berubah menjadi rumah sakit umum,” katanya saat dibincangi.

Hingga saat ini, pihak RSIA Kader Bangsa Palembang tengah menggodok kerja sama dengan pihak-pihak asuransi kesehatan seperti Jamkesmas, BPJS, dan beberapa asuransi lainnya, bisa digunakan di rumah sakit ini.

“Semuanya masih diproses ya. Kami ingin semua pemegang asuransi kesehatan bisa berobat kesini. Meski baru sebatas RSIA, peralatan yang ada sudah memenuhi standar dari rumah sakit umum mulai dari IGD 24 jam hingga ruang operasi,” ungkapnya. (korankito.com/ria)