Tak Mampu Bayar Hotel, Afdhal Digiring ke Kantor Polisi

 

DIGIRING POLISI : Afdhal (kiri) terpaksa digiring ke kantor polisi karena mangkir bayar hotel selama 10 hari, Jumat (27/1). Foto/Denny

Palembang – Berdalih belum memiliki uang, M Afdhal (30) warga Provinsi Aceh ini, tidak mau membayar uang sewa kamar Hotel Maqdis, tempatnya menginap bersama istirnya Ririn Susilawati (40) selama sepeluh hari.

Akibat ulahnya itu, Afdhal harus digelandang petugas keamanan serta pegawai hotel ke Polresta Palembang, Jum’at (27/1) sekitar pukul 14.00 untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya itu.

Namun, pelaku Afdhal membantah tidak mau membayar uang sewa kamar hotel itu. Menurutnya, saat ini istrinya sedang pergi ke daerah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) untuk mengambil uang. “Istri saya lagi ke Muba pak, mau ambil uang. Dia bilang, jam 09.00 malam ini mau bayar uang sewanya,” ucap Afdhal saat ditemui di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang.

Ia mengaku, datang ke Palembang untuk mengurus 30 truk angkutan batu bara yang datang dari Medan. Hanya saja, prosesnya masih terkendala, sehingga uang komisi belum bisa diterimanya.  “Saya belum mendapatkan uang komisi, karena masih ada beberapa administrasi yang belum selesai. Saya ini, mendatangkan mobil dari Medan untuk angkutan batu bara di Muara Enim, dan mendapatkan komisi,” katanya

Lanjutnya, berhubung kantor pemesan mobil tersebut berada di kawasan Plaju, ia pun akhirnya menyewa kamar Hotel Maqdis, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang.

“Kami pernah menyewa rumah di dekat kantor itu, tetapi sudah habis kontrak. Makanya, kami menyewa kamar hotel itu. Kalau semua urusan sudah selesai, mau pulang lagi ke Muara Enim,” tambah Afdhal.

Sementara itu, petugas Hotel Maqdis Yopie mengatakan, Afdhal mulai menginap di kamar 303 Hotel Maqdis sejak 10 Januari 2017.  “Dia menginap selama 20 hari dan belum membayar sepuluh hari, setiap ditagih katanya nanti-nanti. Tadi, istrinya juga menantang, kalau mau melaporkan ke polisi silahkan, makanya saya bawa kesini,” katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat ini, pihaknya sedang melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan. “Masih kita dalami, anggota kita sedang melakukan pemeriksaan terhadapnya,” tutupnya. (korankito.com/denny)