Sebagian Usaha Air Minum Isi Ulang Tidak Tes Laboratorium

Lubuklinggau – Bagi masyarakat yang terbiasa mengisi ulang air minum, diminta berhati-hati. Sebab, masih banyak tempat pengisian air minum isi ulang di Kota Lubuklinggau, yang belum melakukan uji laboratorium.

Kepala UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Lubuklinggau Yeti Sukeni mengungkapkan, hingga saat ini hanya enam tempat pengisian ulang air minum yang sudah melakukan uji laboratorium.

“Sudah ada yang uji lab, yakni Elnino Water, Sivana Water, Hexagonal, Ayobono dan Hexabion,” ungkapnya, Kamis (26/1).

Dijelaskannya, dari hasil uji kesehatan keenam tempat tersebut, dinyatakan airnya memiliki kualitas baik, sehingga layak dikonsumsi masyarakat “Hasilnya bagus, jadi aman untuk dikonsumsi masyarakat,” jelasnya.

Ia menyampaikan, sebagian besar tempat pengisian air minum di Kota Lubuklinggau, tidak melakukan uji laboratorium secara rutin sesuai ketentuan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Lubuklinggau yang sesuai ketetapan, harus tes setiap 1 tahun sekali

“Rata-rata sudah uji lab, namun ketika akan mengurus administrasi izin saja. Padahal, aturannya satu tahun sekali sesuai peraturan dari Dinkes,” kata dia.

Ia mengaku, pihaknya akan memberikan usulan kepada Dinkes Kota Lubuklinggau, untuk segera membuat daftar nama tempat pengisian galon yang sudah melakukan uji laboratorium beserta hasilnya.

Hal ini dimaksudkan agar masyarakat lebih selektif memilih tempat pengisian air minum. “Jadi hasilnya akan ditempel di tempat galon itu, agar masyarakat mengetahui air tersebut sehat atau tidak,” ungkapnya. (korankito.com/CR1/Dhia)