Bisa Dipercaya

Kombes Pol M Iqbal Kapolres Terbaik

Kapolri Jenderal Tito salam komanda bersama Kombes Pol M Iqbal usai memberikan penghargaan Kapolres Terbaik. foto/istimewa

 

Kapolri Jenderal Tito Karnavian memberikan penghargaan sebagai Kapolres Terbaik kepada Kombes Pol M Iqbal.foto/istimewa

Jakarta– Lima Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) mendapat penghargaan dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Salah satunya Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Muhammad Iqbal asal Palembang. Para Kapolres ini dinilai telah menjalankan program Promoter terbaik.
“Penghargaan ini hasil dari kerja jajaran Polrestabes Surabaya. Saya mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Polri dan jajaran Polrestabes Surabaya,“ ujar Kombes Pol Iqbal kepada Koran Kito, Kamis (26/1).

Pemberian penghargaan dilaksanakan di auditorium Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jl Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (25/1) pagi. Kapolri berpesan untuk terus menjadi polisi yang profesional, modern, dan tepercaya guna meraih kepercayaan masyarakat.

Kapolri juga berpesan agar para Kapolres tersebut bersiap dalam mengamankan Pilkada serentak. Terselenggaranya Pilkada dengan tertib dan aman merupakan cermin demokrasi yang baik.

Kelima Kapolres terbaik yang mendapatkan penghargaan itu adalah Kombes M Iqbal (Kapolrestabes Surabaya), AKBP Jukiman Situmorang (Kapolres Kapuas), AKBP Lili Warli (Kapolres Palangkaraya), AKBP Boro Windu (Kapolres Gresik), dan AKBP Hendra Wirawan (Kapolres Kotawaringin Timur).

Promoter merupakan kebijakan Kapolri agar Polri dan jajarannya menjalankan tugas dengan profesional serta modern dan tepercaya. Seperti disampaikan Kapolri pada saat memberikan penghargaan kepada 87 anggota Polda Metro Jaya pada Rabu 18 Januari lalu, tujuan utama kebijakannya itu adalah agar dapat meraih kepercayaan dari masyarakat.

”Kebijakan Promoter yang paling utama adalah kata-kata ketiga, yaitu ‘Terpercaya’. Melalui dua langkah yang ada di depannya, melalui profesionalisme yang lebih baik dan modernisasi,” kata Tito.
Di era digital seperti saat ini, teknologi informasi membuat perubahan secara cepat. Jadi polisi pun perlu melakukan modernisasi untuk perubahan dalam bidang kepolisian. (korankito.com/mbam)