Anggaran Kuliah Gratis Sumsel Menurun

Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Widodo. Foto/Eja

Palembang – Dana alokasi program kuliah gratis (PKG) yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) pada anggaran tahun 2017 menurun, dari Rp30 miliar menjadi Rp16 miliar.

Menurunnya anggaran PKG 2017 ini, merupakan imbas dari krisis ekonomi global. Meskipun terdapat pengurangan anggaran, Dinas Pendidikan (Disdik) Sumsel tetap berupaya untuk mencapai targetnya yaitu menguliahkan 2000 mahasiswa per tahun.

Kepala Disdik Sumsel Widodo mengutarakan, anggaran untuk PKG di Provinsi Sumsel memang berkurang. Kendati demikian, pihaknya akan tetap meneruskan dan berupaya menambah kuota mahasiswa yang akan dikuliahkan.

“Yang masih kuliah akan tetap kita lanjutkan. Dengan dana yang ada tersebut diperkirakan kuota untuk PKG tahun ini berada dikisaran 400-600 orang,” ungkapnya, Kamis (26/01).

Untuk mereka yang mendapatkan PKG, lanjutnya, akan terus dipantau prestasi pembelajarannya. “Kita menargetkan minimal indeks prestasi kumulatif tiap semester itu 3,5. Jadi kita terus mendorong agar mereka konsentrasi belajar tanpa harus memikirkan biaya kuliah,” terangnya.

Menurutnya, perguruan tinggi yang dituju tetap sama dan bahkan bertambah ditahun ini. Baru-baru ini pihaknya juga telah menjalin kerja sama dengan tiga universitas dari Cina yaitu Wuxi University, Yangzhou University serta Changzhou University dengan kuota 300 orang, dan semua biaya kuliah dan asrama ditanggung oleh kampus.

“Sedangkan dari Pemerintah Sumsel hanya menyediakan biaya pulang-pergi dan visa serta administrasi lainnya. Selain itu kami juga akan mengirimkan guru SMK untuk memperdalam kompetensinya selama enam bulan dengan fasilitas yang sama,” pungkasnya. (korankito.com/eja)