Bisa Dipercaya

Antasari Azhar Bebas Murni

Antasari Azhar. Foto/wartamedia.

Jakarta – Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar bebas murni setelah Presiden Joko Widodo mengabulkan grasi yang diajukan terpidana kasus pembunuhan bos PT Putra Rajawali Bantaran, Nasrudin Zulkarnain itu.

“Keppres (keputusan presiden) soal permohonan grasi Antasari sudah diteken Presiden dan dikirim ke PN Selatan Senin (23/1) kemarin,” kata Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Johan Budi seperti yang dikutip salah satu media nasional, Rabu (25/1).
Johan mengatakan, alasan dikabulkannya grasi tersebut adalah adanya pertimbangan Mahkamah Agung yang disampaikan ke Presiden. Antasari Azhar, tetap mengajukan grasi kepada Presiden Joko Widodo meskipun sudah mendapat pembebasan bersyarat pada 10 November lalu. Permohonan grasi tersebut telah diajukan melalui kuasa hukumnya, Boyamin Saiman, pada 8 Agustus 2016. Antasari mengatakan, jika permohonan grasinya diterima, maka dirinya bisa melakukan klarifikasi dan mengajukan rehabilitasi. Selain itu, kata Antasari, ia bisa terbebas dari status bebas bersyarat dan kewajiban melapor.
Antasari sudah menjalani kurungan fisik selama 7 tahun 6 bulan.
Ia sempat ditahan di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya. Sejak 2010, total remisi yang dia peroleh selama 4 tahun 6 bulan. Dengan demikian, total masa pidana yang sudah dijalani, yakni 12 tahun. Mantan Ketua KPK itu berhak mendapat bebas bersyarat setelah menjalani dua pertiga dari vonis 18 tahun penjara. Pada 2010, Antasari Azhar divonis 18 tahun penjara atas pembunuhan bos PT Putra Rajawali Bantaran, Nasrudin Zulkarnain. Putusan itu tidak berubah hingga putusan peninjuan kembali. Sebelumnya, sejak 14 Agustus 2015, Antasari mulai menjalani asimilasi setelah menjalani setengah masa pidana.
Selama masa asimilasi itu, Antasari bekerja di kantor notaris Handoko Salim di Tangerang dari hari Senin-Jumat.
Mantan jaksa ini berangkat ke kantor notaris dari lapas dan mulai kerja pukul 09.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.(korankito.com/hasyim)

Berita Sejenis

Bela Warga, Penjaga Malam Tikam ‘Preman Kampung’

Petani Tewas Bersimbah Darah

Selisih Paham, Udet Ditembak di Dekat Mapolsek

1 daripada 30