Usai Adzan, Rumah Lurah Terbakar

Peralatan elektronik milik Lurah Parhan yang hangus terbakar.foto/CR1/dhia

 

Lubuklinggau-Si Jago Merah melalap rumah milik Lurah Keputraan,Kecamatan Lubuklinggau Barat II, Parhan di Jalan Puncak Kemuning, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Selasa (24/1) sekitar pukul 12.30. Saat kebakaran, di dalam rumah hanya ada anak dan pembantu. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kerugian ditaksir kisaran Rp50 juta.

Informasi yang berhasil dihimpun, api berasal muncul dari plafon di ruang keluarga,yang diduga berasal dari konsleting listrik. Api kemudian menyambar ruangan lainnya hingga menghanguskan berbagai macam peralatan elektronik seperti televisi, DVD, dan lainnya.

Warga yang mengetahui peristiwa ini langsung berbondong-bondong mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya. Tak lama kemudian lima unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kebakaran.

Dua dari lima mobil PBK langsung dikerahkan memadamkan api, sementara 3 mobil lainnya siaga di belakang untuk antisipasi kekurangan air. Api baru bisa padamkan setelah 30 menit kemudian.

Sahrun (40), salah satu warga setempat menerangkan saat kejadian warga setempat sedang beristirahat karena hendak melaksanakan shalat Dzuhur, sehingga bisa bersama-sama memadamkan api.

” Kejadiannya pas selesai adzan Dzuhur, sekitar jam 12.30 siang, jadi warga yang lagi istirahat mau shalat langsung ke rumah pak lurah bantu memadamkan api dan menyelamatkan perabotan,”ujarnya.

” Apinya tidak begitu besar, jadi beruntung tidak sempat membesar sehingga tidak menghanguskan seluruh rumah dan rumah warga lainnya, api bisa dipadamkan sekitar 30 menit,” ungkap, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana, Kgs Effendi Feri saat diwawancara di lokasi kejadian.

Dikatakan Feri, kebakaran ini disebabkan konsleting listrik sehingga barang yang terbakar mayoritas alat elektronik korban yang berada di ruang keluarga

Parhan si pemilik rumah mengaku kebakaran yang menimpanya menghanguskan barang elektronik yang ada di ruang keluarga dengan kerugian kurang dari Rp50 juta.korankito.com/CR1(Dhia)