Bisa Dipercaya

Aswari Hadiri Silaturahmi BPPK di Griya Agung

Foto/hms

LAHAT – Dihadiri oleh seluruh perwakilan kepala daerah se-Sumsel, Selasa (24/1) dilaksanakan silahturahmi Badan Penerus Pembudayaan Kejuangan (BPPK), mengambil tempat di Griya Agung, Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Selasa (24/1/2017).

Silahturahmi Dewan Harian Daerah (DHD) BPPK 45 Provinsi Sumatera Selatan dan Dewan Harian Cabang (DHC) BPPK 45 Se-Provinsi Sumatera Selatan  ini juga dihadiri Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Ir H Alex Noerdin dan segenap pejabat lainnya.
Berita Sejenis
1 daripada 20
Dengan mengangkat tema “Mengamalkan Pancasila Adalah Suatu Keharusan Untuk Keutuhan dan Kesinabungan NKRI”, silaturahmi Kebangsaan, merupakan salah satu program dari Biro Pembudayaan DHD BPPK’ 45 dan Pendidikan DHC BPPK Provinsi dengan tujuan untuk mengingatkan dan memantapkan kembali pemahaman akan pentingnya kesatuan dan persatuan Bangsa, dan mensukseskan Asian Games 2018 serta Sukseskan Motor GP 2018 di Sumatera Selatan.
Demikian pula, Acara ini pun menjadi sebuah media komunikasi antar generasi dari para tokoh pejuang, dan penerus perjuangan Kemerdekaan Indonesia.
“Kita bangga menjadi putra putri yang bagian dari Sumsel ini, kita juga harus mempertahankan dan bertangung jawab memenangkan perjuangan 45, kita juga bangga bisa membangun sumsel dengan baik,” beber Alex.
Dengan bekerjasama dengan 17 kabupaten/kota. Diyakini kedepan SDA kita ini sangat luar biasa,  apalagi Sumsel akan melakasanakan kegiatan Asian Games 2018 dan Motor GP, dirinya juga bangga Sumsel ini sudah memiliki 37 event nasional dan internasional.
“Saya minta sama kalian yang hadir di sini ayo jaga Sumsel ini dengan baik dan dampaknya ini untuk kita semua,” tukasnya.
Terpisah, disampaikan oleh Bupati Lahat, H Aswari Riva’i saat menghadiri silaturahmi DHD BPPK  45 dan DHC BPPK 45 atau Veteran. Dirinya mengatakan, perjuangan veteran ini harus kita banggakan bagaimana mereka telah mempertahankan kemerdekaan RI.
“Adanya sinergitas antara TNI, Polri, Pemkab & beberapa instansi terkait untuk melakukan pencegahan agar tidak terjadi kebakaran hutan seperti tahun2 sebelumnya.
Untuk Pemerintah Daerah sendiri terus melakukan pencegahan,” ujarnya (korankito.com/hms/***)