Bisa Dipercaya

Tingkatkan PAD, Dishub Tertibkan 200 Titik Parkir Ilegal

Palembang – Dari 749 titik parkir resmi yang ada di Kota Palembang saat ini, masih banyak titik-titik parkir ilegal yang terdapat di Kota Palembang. Titik parkir ilegal ini dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab untuk meraup keuntungan dari masyarakat yang menganggap masih kurang tersedianya tempat parkir.

Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Pengawasan, dan Operasional Dinas Perhubungan (Dishub) kota Palembang, Marta Edison yang mengatakan, setidaknya ada sekitar 200 titik parkir ilegal yang tersebar di seluruh wilayah Kota Palembang.

Berita Sejenis
1 daripada 3.098

Ia menjelaskan, untuk mengatasi hal tersebut pihaknya akan menyiapkan lahan-lahan parkir disetiap kawasan yang menjadi titik keramaian. Selain itu juga penertiban titik-titik parkir ilegal juga akan dilakukan.

“Nanti akan kita tertibkan, ada sekitar 200 titik parkir ilegal. Dengan ditertibkan diharapkan dapat lebih baik lagi,” tegasnya saat dibincangi, Minggu (22/1)

Berdasarkan data resmi yang dimiliki Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang ada sekitar 749 titik parkir yang terdaftar di Dishub kota Palembang. Ijin ini merupakan, juru parkir (jukir) yang ada mengajukan ijin dan melengkapi persyaratan-persyaratan yang ada.

“Kalau tempat parkir inikan syaratnya tidak membuat kemacetan, namun kalau parkir ilegal ini sering menyebabkan macet,” tegasnya.

Marta pun menegaskan, jika parkir-parkir ilegal yang ada saat tetap beroperasi, maka dapat dikatakan, jika itu termasuk dalam kategori pungutan liar oleh jukir yang ada.

“Retribusinya masuk ke mereka, tidak masuk ke kas daerah. Untuk itulah, kita ingin lakukan penertiban parkir agar dapat meningkatkan PAD (Penghasilan Asli Daerah),” katanya.

Marta menghimbau, jika masyarakat mengetahui adanya parkir-parkir ilegal tetap beroperasi, dipersilahkan untuk melapor ke Dishub kota Palembang untuk ditindaklnjuti.

“Karena itu termasuk pungli. Untuk menertibkan parkir ilegal ini, kita akan menggandeng pihak kepolisian. Setidaknya ada 12 anggota dari tim pengawas yang dibentuk Dishub untuk mengawasi parkir ini. Ada juga 12 anggota lain yang ditugaskan sebagai penagih retribusi parkir kepada para jukir,” jelasnya‎. (korankito.com/ria)