Dijambret, Pedagang Ikan Lapor Polisi

LAPOR – Haula (52), korban penjambretan saat melapor di SPKT Polresta Palembang, Sabtu (21/1). FOTO/Denny

Palembang – Sial dialami Haula (52), uang hasilnya berjualan ikan di Pasar Poligon sebesar Rp500 ribu harus raib, setelah dirinya menjadi korban dari kawanan pelaku jambret.

Atas kejadian itu, ibu rumah tangga yang tinggal di Lorong Oxindo, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang ini membuat pengaduan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Sabtu (21/1) sore.

Dihadapan petugas piket, Haula menuturkan kejadian itu terjadi sekitar pukul 13.00, dimana ia hendak pulang ke rumahnya dari berjualan dengan mengendarai sepeda motor Honda Revo warna hijau.

Lalu, ketika melintasi jalan Ki Marogan, Kecamatan Kertapati, Palembang, ia dipepet dua orang tak dikenal yang juga mengendarai sepeda motor. Lantas salah satu pelaku, menarik tas milik Haula. Sempat terjadi aksi tarik menarik, namun korban menyerahkan tas miliknya setelah seorang pelaku mengeluarkan senjata tajam (sajam) jenis pisau.

“Mereka berdua pak, memakai sepeda motor besar. Sempat tidak saya berikan tas saya itu, tetapi satu pelaku mengancam dengan pisau, makanya saya lepaskan,” kata korban yang masih ketakutan.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede menjelaskan, pihaknya sudah menerima laporan dari korban dan akan segera dilakukan proses penyelidikan.

“Korban sudah membuat laporan dengan kita, akan segera kita proses. Doakan saja, pelaku cepat kita tangkap,” katanya. (korankito.com/denny)