Puluhan Pemuda Gelar Unjuk Rasa di Mapolda Sumsel

 

UNJUK RASA : Puluhan anggota Forum Pemuda NKRI lakukan unjuk rasa di Mapolda Sumsel, Jumat (20/1). Mereka menuntut Kepolisian segera menindak pihak yang telah melecehakan Bendera Merah Putih. Foto/Kardo

Palembang – Puluhan orang yang tergabung dalam Forum Pemuda Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) gelar unjuk rasa di depan Mapolda, Jumat (20/1), terkait kasus pelecehan lambang negara Indonesia.

Mereka menuntut Kepolisian segera mengusut tuntas pihak yang membuat tulisan berbahasa Arab di tengah Bendera Merah Putih yang beredar di media sosial.

Koordinator lapangan aksi tersebut Eno mengatakan, dalam hal menjaga kehormatan Bangsa Indonesia seperti Bendera Merah Putih sebagai bendera dan pusaka dan identitas Republik Indonesia, garuda pancasila, lagi Indonesia Raya, dan lainnya yang telah diatur dalam Undang-Undang (UU) No 24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Indonesia seharusnya dijaga untuk kedaulatan Indonesia. “Saat ini negara kita sedang menghadapi masalah yang timbul dari internal negara kita sendiri, seperti ketimpangan ekonomi, KKN, pengaruh budaya luar, maupun perang Indeologi,” ungkap Eno.

Ia menegaskan, sebagai generasi muda, seharusnya sadar dan jangan jadikan agama sebagai senjata untuk meruntuhkan NKRI, justru harus sebaliknya. Temuan bendera ini jelas melanggar UU No 24/2009 Pasal 24a jo Pasal 66, Pasal 24b, atau c atau d 3 jo Pasal 67.

“Sudah ditetapkan kalau setiap orang dilarang memakai bendera Indonesia untuk reklame atau iklan komersial, mengibarkan bendera yang robek, rusak, kusut atau kusam, mencetak, menyulam, dan menulis huruf angka, gambar atau tanda lainnya dan memasang lencana afau benda apapun dalm bendera negara,’’ teriaknya.

Maka itu, serunya, Forum Pemuda NKRI meminta pihak aparat Kepolisian untuk menyelidiki dan menindak tegas bagi oknum atau lembaga yang terindikasi telah melecehkan atau menurunkan kehormatan bendera Indonesia agar tidak lagi kejadian serupa.

Karo ops Polda Sumsel Kompol Iskandar MZ mengapresiasi dan mendukung kepedulian yang dilakukan Forum Pemuda NKRI. “Terimaksih kepada Pemuda NKRI dengan kedatangannya ke Polda Sumsel untuk menyuarakan aspirasi penambahan tulisan dalam bendera Indonesia, hal ini Sudah dikerjakan oleh Mabes Polri. Kami akan mendukung kebijakan dan Itu sudah dilakukan masih dalam penyelidikan. Aspirasi kalian akan kami tampung,” tukasnya.(korankito.com/kardo).