Bisa Dipercaya

Pedagang Dikeroyok Tujuh Orang Diduga Petugas Satpol PP

DIKEROYOK : Deni yang mengaku seorang pedagang melaporkan kejadian yang dialaminya ke Mapolresta Palembang, Jumat (20/1). Ia mengungkapkan telah dikeroyok tujuh orang yang diduga petugas Satpol PP Kota Paslembang. Foto/Denny

Palembang – Seorang pedagang mendatangai Mapolresta Palembang, Jumat (20/1), mengadukan tujuh orang yang diduga petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palembang karena telah melakukan penganiayaan.

Pedagang bernama Deni Saputra (26) mengaku luka di sekujur tubuh setelah dikeroyok tujuh oknum tersebut. Menurutnya, peristiwa tersebut berawal saat ia hendak menemui temannya yang sedang berjualan di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Kota Palembang, Kamis (19/1) sekitar pukul 20.00. Kemudian, ketika melintasi Jalan Sultan Mahmud Badaruddin II, tepatnya depan rumah makan River Side, Kelurahan 16 Ilir, Kecamatan Ilir Barat (IB) I, Palembang korban dihadang tujuh orang yang berseragam diduga petugas Sat Pol PP. Lantas, terjadilah keributan mulut antara korban dan terlapor yang berujung Deni dikeroyok, sehingga mengalami luka memar di kening, pipi kanan, dan bibir. “Saya tidak tahu permasalahannya apa, tiba-tiba mereka memanggil saya dengan sebutan “hoy”. Lalu, mereka marah-marah dan langsung memukuli saya secara bersamaan. Mereka semua memakai pakaian dinas,” katanya.

Berita Sejenis
1 daripada 3

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede menjelaskan, pihaknya sudah menerima laporan dari korban, selanjutnya akan segera dilakukan proses penyelidikan. “Laporannya sudah kita terima, akan segera kita proses termasuk memanggil saksi-saksi yang melihat kejadian itu. Sedangkan, untuk korban sendiri, sudah kita mintai untuk melakukan visum,” tutupnya. (korankito.com/denny)