Empat Karyawan Curi Granit di Mitra 10

Palembang – Sebanyak empat karyawan toko Bangunan Mitra 10 ditangkap karena melakukan aksi pencurian dan mengakibatkan toko mengalami kerugian hingga puluhan juta, Sabtu (17/12/2016) sekitar pukul 20.10

Lima dari tiga tersangka merupakan karyawan, yakni Furqon Dwi Utama (23), Keken Albareja (23)  dan JR (DPO). Sedangkan dua tersangka lagi merupakan teman JR, yaitu Antoni (40) dan Joni Handoko (28).

JR yang merupakan penjaga keamanan di Mitra 10, mendapatkan pesanan 16 dus granit. Ia pun mengajak Furqon dan Keken yang merupakan Petugas Proklik, untuk memindahkan barang dari gudang ke truk yang sudah disiapkan.

Dikatakan tersangka Keken, tugas masing-masing tersangka saat melakukan pencurian yakni ada yang memindahkan barang, ada yang mengawasi dan ada yang membawa.

“Saat itu, tugas sudah kami atur, ada yang mengawasi yakni JR dan dialah yang membuka pintu untuk truk masuk ke dalam gudang,” ungkap Keken, Jumat (20/1).

Usai kejadian, mereka tidak bekerja lagi dan sampai ditangkap Polisi, para tersangka belum menerima uang. “Usai melakukan pencurian itu, JR kabur, dan kami belum dapat bagian, sedangkan ia berjanji untuk bagi hasil,” terangnya.

Sementara itu, Kapolsekta Sukarami, Kompol Achmad Akbar di dampingi Kanit Reskrim Iptu Marwan mengatakan modusnya ada pesan barang dan JR ini otak pelakunya, dia yang membuka jalan.

“Ketahuan saat petugas gudang menghitung barang. Saat dicek, 16 dus granit hilang. Cek CCTV ternyata tiga karyawan Mitra 10 ikut serta dalam aksi ini,” ujarnya.

Saat dilakukan penangkapan,salah satu tersangka yakni Keken kedapatan memiliki senjata api dengan tiga amunisi. Saat diinterogasi, ia mengungkapkan senjata api itu untuk jaga diri karena pulang malam, dan baru dibeli satu minggu.

“Atas ulahnya, keempat tersangka di jerat pasal 363 KUHP. Untuk Keken juga dikenakan UU Darurat karena kepemilikan senjata api,” pungkasnya. (korankito.com/kardo)