Tenaga Kerja Asal Cina Ditangkap Saat Makan Siang

TKA ILEGAL – Sembilan tenaga kerja asing (TKA) asal Cina dan satu warga negara India saat diamankan petugas Kantor Imigrasi Kelas 1 Palembang, Jalan Pangeran Ratu, Seberang Ulu 1, Palembang, Kamis (19/1). Foto/wahyu

Palembang – Sebanyak sembilan tenaga kerja asing (WNA) asal Cina dan satu warga asal India, berhasil ditangkap petugas Imigrasi Kelas I Palembang, Rabu (18/1) sekitar pukul 13.00. Kesepuluh TKA tersebut, ditangkap saat sedang bekerja di perusahaan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) PT Bumi Persada, Kecamatan Bayung Lincir Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Para TKA ilegal itu, diketahui bekerja di perusahaan tersebut sebagai teknisi. Dari hasil pemeriksaan, mereka hanya dilengkapi dengan visa bebas wisata dan visa bebas kunjungan ke Indonesia.

Kepala Imigrasi Kelas I Palembang Budiono Setiawan mengatakan, penangkapan TKA asal Cina itu, bermula dari laporan masyarakat yang mengatakan ada tenaga asing bekerja di perusahaan PLTU tersebut.

“Ketika dilakukan pemeriksaan itu, mereka sedang istirahat makan. Ternyata, mereka tidak memiliki izin untuk tinggal dan bekerja, hanya visa kunjungan dan wisata,” jelasnya saat pres rilis, Kamis (18/1) siang.

Namun, lanjutnya, dari kesepuluh TKA tersebut, hanya tujuh yang diamankan di Kantor Imigrasi Kelas I Palembang, Jalan Pangeran Ratu Jakabaring, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang.

“Karena ketiga  lainnya ada izin tinggal, walalupun memang sudah over stay. Mereka bertiga tetap akan kita panggil kesini, untuk dimintai keterangan, begitu juga dengan pihak perusahan akan kita panggil,” katanya.

Sementara itu, Kasi Pengawasan dan Penindakan kantor Imigrasi Klas 1 Palembang Jompang menambahkan, pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan terhadap para TKA tersebut.

“Dia sudah kita amankan disini, untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Kalau ada indikasi melanggar, akan segera ditindaklanjuti. Kalau masuknya darimana, kita belum mengetahuinya,” tutupnya. (korankito.com/denny)