Bisa Dipercaya

UNBK Mampu Minimalisir Kecurangan

Kabid SMP Disdik Kota Palembang Lukman Haris. Foto/Eja

 

Palembang – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang menilai ujian nasional berbasis komputer (UNBK) minim kecurangan.

Hal ini diungkapkan Kepala Disdik Kota Palembang Ahmad Zulinto melalui Kepala Bidang (Kabid) Sekolah Menengah Pertama (SMP) Disdik Kota Palembang Lukman Haris. Menurutnya, UNBK itu memang sangat cocok dilaksanakan dengan kemajuan zaman seperti saat ini, karena dapat meminimalisir kecurangan. “Soalnya juga paket, jadi tidak bisa menyontek. Belum lagi waktu yang sudah dirancang sedemikian rupa untuk mengerjakan soalnya. Jadi secara keseluruhan ini sangat aman dan jauh dari kata kecurangan dalam pengerjaannya,” terang Lukman.

Berita Sejenis
1 daripada 12

Menurutnya, justru UNBK ini pengerjaanya lebih cepat dari pada ujian manual. Pengalaman yang sebelumnya pada 2015, bahkan dalam pengerjaannya mereka menyisakan 30 menit sebelum waktu usai. “Awalnya mereka mengerjakan mengisi biodata secara online, lalu mengerjakan soalnya secara offline. Kemudian setelah selesai baru soal yang mereka jawab akan dikirim secara online. Jadi siswa masih sempat memeriksa pekerjaan mereka jika masih tersisa waktu yang cukup,” tambahnya.

Selain itu, yang masih menjadi kendala adalah masih sedikitnya sekolah yang sanggup melaksanakannya secara mandiri. Sampai saat ini yang terdaftar siap untuk melaksanakan UNBK secara mandiri ada 16 sekolah, dimana enam sekolah negeri dan selebihnya swasta. Adapun ke-16 SMP yang telah mendaftarkan dan menyatakan siap untuk melaksanakan UNBK yakni enam  SMPN seperti SMPN 1, SMPN 4, SMPN 8, SMPN 9, SMPN 17, SMPN 54 Palembang. Dan sepuluh SMP sisanya berstatus swasta yakni SMP Kusuma Bangsa (Kumbang), SMP Indo Global Mandiri (IGM), SMP Xaverius 1, SMP PGRI 1, SMP Ignatius Global School (IGS), SMP Utama Bakti (UB), SMP Methodist 2, SMP Mandiri, SMP Santo Louis dan SMP Xaverius 7 Palembang.

“Dari total 199 SMP/sederajat se-Kota Palembang, yang menyatakan diri sudah siap ada 16 sekolah dan saat ini kami masih melakukan pemetaan hingga 25 Januari dan pada Februari atau Maret akan dilaksanakan uji coba pelaksanaan UNBK di sekolah yang sudah siap,” pungkasnya. (korankito.com/eja)