Bisa Dipercaya

Penjual Shabu Ditangkap Saat Bertransaksi

Tersangka kasus narkoba, Nurul Ican saat diamankan di Polsek IB I, Selasa (17/1).foto/kardo

 

Palembang-Berdalih untuk mencukupi kebutuhan keluarga sehari-hari, Nurul Ican alias Ican (28), menjual narkoba jenis shabu. Ia pun diamankan anggota Polsek IB l.

Berita Sejenis
1 daripada 3.065

Ican diringkus saat ingin mengantar pesanan shabu kepada pelanggan di Jalan Radial, Keluarahan 24 Ilir, tepatnya di depan hotel Grand Duta.

Warga Jalan Sukarjo Harjo Wardoyo, Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu 1, Palembang mengaku menjual barang haram lantaran tidak ada pekerjaan.

“Baru beberapa bulan, saya nekat jual shabu untuk biaya kehidupan sehari-hari. Dulu saya kerja di Bandung tapi tempat kerja bangkrut, pulang ke Palembang lalu jual shabu,” ucapnya saat gelar perkara di Mapolsek IB l Palembang, Selasa (17/1).

Bapak dua anak ini juga mengatakan, barang yang diambil dari seorang teman yang berada di 7 Ulu, Palembang.

“Saya beli sama teman yang ada di 7 Ulu seharga Rp1,9 juta, lalu barangnya saya bungkus menjadi lima paket mulai dari harga tujuh ratus ribu sampai ke paket harga dua ratus ribu. Saya baru 4 bulan jalan berjualan shabu,” ujar Ican.

Kapolsek IB I Kompol Handoko Sanjaya mengatakan, penangkapan tersangka bermula ketika pihaknya mendapatkan informasi dari warga bahwa di sekitar rumah susun kelurahan 24 Ilir sering terjadi transaksi narkoba.

“Warga memberikan ciri-ciri dari laki-laki penjual shabu kemudian beberapa anggota Polsekta IB l Palembang dipimpin Kanit Reskrim melakukan pengintaian terhadap pengedar bernama Ican, dengan ciri-ciri yang telah diketahui. Meski pelaku berdalih dengan alasan untuk menaungi anak dan istri, hukuman pelaku tetap dikenakan pasal 114 dan 112 KUUP dan UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 5 hingga 20 tahun penjara,” pungkasnya.(korankito.com/kardo).