Dituding Mencopet di Pasar 16 Ilir, Saidi Digelandang ke Polresta

Saidi saat diamankan di Polresta Palembang.foto/deny

Palembang- Saidi (50), bapak lima anak ini harus berurusan dengan polisi. Pasalnya, ia diduga telah mencopet Ari Febriansyah (25), warga Desa Sri Geni, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Senin (16/1) pagi.

Atas ulahnya itu, lelaki parubayah yang tinggal di Lorong Ponorogo, Kelurahan 12 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II, Palembang ini, digelandang ke Polresta Palembang untuk menjalani pemeriksaan.

Berdasarkan data yang dihimpun, perbuatan tersangka bermula saat Ari bersama saksi Ferli (26) hendak membeli sepatu di Pasar 16 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) I, Palembang. Saat itu, korban berjalan di depan, sedangkan Ferli berada di belakangnya.

Ketika berada di bawah Jembatan Ampera, Kelurahan 16 Ilir, Kecamatan IT I, korban berpapasan dengan tersangka yang langsung memepetnya serta tangannya masuk ke dalam saku celana Ari. Korban sadar ponselnya sudah hilang.

Ia pun memegang tangan pelaku sedangkan ponsel milik korban diberikan Saidi kepada temannya yang langsung kabur. Sempat bersitegang, tersangka akhirnya dibawa ke Pos Polisi Air Mancur, dan digelandang ke Polresta Palembang untuk menjalani pemeriksaan.

“Tangannya masuk ke dalam saku celana, saya terasa itu dan saya pegang tangan dia. Pas, saya periksa ponsel sudah hilang. Saya yakin, kalau dia ini yang mengambilnya,” kata korban saat ditemui di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang.

Sementara itu, tersangka Saidi membantah sudah mengambil ponsel korban. Menurutnya, saat itu ia baru saja dari Pasar Cinde hendak ke rumahnya dengan melintasi Jembatan Ampera.

“Waktu mau naik tangga atas Jembatan Ampera itu, dia mengejar saya. Katanya saya sudah mengambil ponsel dia, padahal saya tidak mengambilnya. Jadi, saya sarankan untuk ke kantor polisi saja, biar selesai. Saya tidak takut, karena memang tidak mengambilnya,” ucapnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede membenarkan pihaknya sudah mengamankan Saidi yang dituding telah mencopet. Saat ini anggota sedang melakukan pendalaman kasus ini. “Kita amankan untuk menjalani pemeriksaan, kalau memang bersalah akan kita proses sesuai hukum,” katanya.korankito.com/deny