Dishub Gandeng Polisi Tertibkan Jukir Nakal

PENERTIBAN JUKIR: Kawasan Benteng Kuto Besak sepi parkir kendaraan bermotor. Dinas Perhubungan Kota Palembang gandeng TNI dan Kepolisian tertibkan parkir di kawasan ruang publik tersebut. Foto/Sumnews

Palembang – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang gandeng TNI dan Kepolisian melakukan penertiban juru parkir (jukir) nakal di kawasan Benteng Kuto Besak (BKB).
Kepala Bidang (Kabid) Pengawasan, Pengendalian dan Operasional (Wasdalops) Dinas Perhubungan Palembang Marta Edison menyampaikan, penertiban yang dilakukan sudah dilakukan sejak beberapa malam. Lebih kurang 150 personel ditempatkan di sejumah titik kawasan BKB.
“Titik-titik yang dijaga personel kita seperti di depan Rumah Sakit Benteng (Dr. A.K Ghani), depan Museum Sultan Mahmud Badaruddin, taman bawah Jembatan Ampera, dan di beberapa tempat lain di sekitar wilayah tersebut,” ungkapnya, Senin (16/1).
Ia menjelaskan, apa yang disampaikan masyarakat terkait tarif parkir yang ditetapkan jukir melebihi peraturan daerah (Perda) memang  terjadi di lapangan. Dan hal tersebut ditemukan saat pihaknya sedang melakukan penertiban.
Dimana, beberapa jukir tertangkap tangan mematok tarif parkir Rp5.000 untuk motor dan Rp10.000 sampai Rp25.000 untuk mobil. “Kami berhasil melakukan tangkap tangan jukir di kawasan BKB mematok tarif jauh diatas yang ditetapkan Perda. Dan hal itu langsung kita serahkan ke pihak polisi yang ikut dalam kegiatan penertiban. Untuk yang lain, mereka berjanji tidak akan melakukan lagi,” jelasnya.
Dalam kegiatan penertiban jukir nakal di kawasan BKB dan sekitarnya ini, Dishub langsung melakukan pembinaan di lapangan kepada seluruh jukir.
Dimana, pembinaan tersebut mendapat dukungan dari pihak Kepolisian, dengan adanya pos polisi yang standby menerima laporan masyarakat terkait tarif parkir. “Jangan takut, masyarakat silahkan lapor langsung jika ada yang meminta lebih. Sesuai Perda tarif untuk motor Rp1.000 dan mobil Rp2.000. Pengumuman terkait besaran tarif parkir resmi ini pun sudah kami pasang disetiap titik parkir,” tukasnya. (korankito.com/ria)