Bisa Dipercaya

Cemburu, Mahasiswa Rampas Mobil Pacar

 

Tiga mahasiswa, tersangka perampasan satu unit mobil diamankan di Polsek Ilir Barat I, Senin (16/1). foto/kardo

 

Berita Sejenis

Kisah Anak Putus Sekolah Karena Biaya!

Dampak Gadget Bagi Pelajar

SFC ‘Galau’ Ikut Piala Presiden Atau Tidak

1 daripada 3.089

Palembang-Reynaldi alias Rey (19), dan dua rekannya Rahmad Hariramadhan alias Edo (19) dan M Faisal alias Icong (19), harus merasakan dinginnya jeruji besi. Ketiga mahasiswa ini terbukti merampas satu unit mobil Honda Yaris Merah BG 7799 XX milik Vina Tri Wardani (19), yang merupakan kekasih Rey, Sabtu (14/1) sekitar pukul 22.00, di Kawasan Kamabang Iwak.

Diakui tersangka Rey, ia merampas mobil tersebut karena kesal melihat Vina sedang jalan dengan lelaki lain. Ia pun mengikuti mobil tersebut dengan berboncengan bersama Edo menggunakan sepeda motor Kawasaki Ninja milik temannya.
Saat tiba di kawasan Kambang Iwak, Rey bersama Edo langsung memepet mobil tersebut sambil mengetuk kaca mobilmenggunakan senjata api Air Soft Gun.

 

“Kami ikuti, saat tiba di Kambang Iwak, ternyata dalam mobil itu tidak ada Vina, tapi lelaki lain. Karena kesal saya ketuk saja kepala laki-laki itu dengan gagang pistol,” ungkap Rey saat gelar tersangka dan barang bukti di Polsekta IB I, Palembang, Senin (16/1).
Menurut Rey, yang tinggal di Jalan Srijaya Negara, Lorong Sepakat, Kecamatan IB I Palembang ini, usai memukul korban Tri Ariansyah, ia pun langsung mengambil alih mobil tersebut. Dan langsung dibawanya pergi ke rumah Vina di kawasan Poligon.
“Saya langsung rampas mobil Vina dan saya antar ke rumahnya di Poligon. Sedangkan Edo mengembalikan motor yang kami pinjam,” beber mahasiswa semester empat ini.
Usai mengantarkan mobil tersebut ke rumah Vina, ternyata di rumah Vina tidak ada orang. Kemudian Rey mengantarkan mobil tersebut ke rumah tersangka M Faisal di Jalan Sultan M Mansyur, Lorong Gelora, Kelurahan 32 Ilir, Kecamatan IB II, Palembang.
“Karena tidak ada orang dan Vina ternyata keluar, mobilnya saya titip dahulu di kosan Faisal,” jelas mahasiswa salah satu Universitas Negeri di Palembang ini.
Sedangkan Edo, warga Jalan Sultan M Mansyur, Lorong Gelora IV, Kelurahan 32 Ilir, Kecamatan IB II, mengaku ia diajak Rey meminjam sepeda motor Kawasaki Ninja milik temannya.
“Saya cuma diajak Rey saja, usai kejadian di Kambang Iwak, motor saya kembalikan,” tutur mahasiswa jurusan ekonomi ini.
Sementara Faisal mengaku Rey menitipkan mobil Vina untuk sementara.

“Malam itu Rey nitip mobil ke saya karena yang saya tahu mobil itu punya pacarnya. Jadi ya saya izinkan,” ujarnya.

 

Kapolsekta IB I Kompol Handoko Sanjaya didampingi Kanit Reskrim Ipda Irsan mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari Bella Vista (20), bahwa terjadi perampasan mobil milik temannya Vina.
“Usai mendapat laporan, kami langsung kejar para tersangka. Dan tersangka ditangkap di tempat kos Balayudha sedang bersembunyi,” ujarnya.
Dari tangan ketiga tersangka diamankan satu pucuk senjata api jenis Air Soft Gun dan tiga unit hape, satu unit mobil Honda Yaris dan satu unit sepeda motor Kawasaki Ninja. ” Akibat ulah tersangka dikenakan pasal 365 Ayat 2, dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara,” pungkasnya.(korankito.com/kardo).