Bisa Dipercaya

Ngutil Baju Gamis, IRT Bermalam di Balik Jeruji

 

NGUTIL BAJU : Sumarti saat diperiksa petugas Polresta Palembang, Jumat (13/1). Ibu rumah tangga warga Lorok Pakjo itu kedapatan ngutil dua helai baju gamis di toko Alwia. Foto/Denny

Palembang – Ketahuan ngutil dua helai baju gamis ke dalam kantong plastik Sumarti (25) mendekam di sel Mapolresta Palembang sejak Jumat (13/1) malam.

Berita Sejenis
1 daripada 25

Ibu rumah tangga yang berdomisili di Lorong Famili I, Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat (IB) I itu berurusan dengan pihak polisi setelah diserahkan pemilik toko baju Alwia di Jalan Tengkuruk, Kecamatan Ilir Timur (IT) I Palembang kepada Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang.

Menurut pengakuan tersangka, ia nekat melakukan pencurian tersebut lantaran disuruh temannya berinisial LA (26) untuk mengambil dua helai baju gamis yang kemudian akan dijual oleh temannya tersebut. “Kami masuk ke dalam toko itu berlima, kemudian teman saya menyuruh untuk mengambil baju itu, katanya akan dijual lagi, dia yang masukkan ke dalam kantong plastik,” ucap tersangka saat dihadapan petugas piket SPKT Polresta Palembang.

Berdasarkan data yang dihimpun, perbuatan tersangka bermula saat Sumarti bersama teman-temannya mengunjungi toko baju Alwia yang terletak di Jalan Tengkuruk, Kecamatan Ilir Timur (IT) I Palembang, sekitar pukul 16.00.

Kemudian, berpura-pura memilih pakaian, pelaku Sumarti memasukkan dua helai baju gamis kedalam kantong plastik warna hitam yang dibawanya. Namun, aksinya tersebut, diketahui penjaga keamanan toko KGS Faisal (48). “Dia pura-pura memilih baju, ketika kami lengah ia masukkan ke dalam kantong warna hitam. Tetapi, ia itu tidak langsung kabur, melainkan masih memilih-milih pakaian. Saya yang melihat perbuatannya, menggeledah di kantong, ternyata benar  ambil dua baju,” ucap Faisal.

Sumarti, sempat menangis histeris saat digiring masuk ke dalam ruang SPKT Polresta Palembang. Ia juga sempat memohon kepada korban agar dilepaskan dan jangan dijebloskan ke dalam penjara.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede membenarkan pihaknya sudah mengamankan pelaku. “Jadi, yang bersangkutan saat ini masih kita lakukan pemeriksaan oleh petugas kita,” tegas Marully. (korankito.com/denny)