Terbanyak, Delapan SMA/Sederajat di Muba Belum Setorkan Peserta UN

 

 

Kepala Bidang  SMA Disdik Sumsel Arwan m. Foto/Eja

Palembang – Delapan sekolah menengah atas (SMA) atau sederajat di Musi Banyuasin (Muba) masih belum menyetorkan daftar peserta Ujian Nasional (UN) tahun 2017 ke Dinas Pendidikan (Disdik) Sumatera Selatan (Sumsel).

Dari data yang berhasil dihimpun oleh Koran Kito, sedikitnya ada 13 SMA yang belum mengirimkan data peserta UN hingga menjelang akhir dari pendataan sebelum dikirim ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). Jumlah peserta UN tingkat SMA/MA yang sampai saat ini tercatat oleh operator Disdik ada 60.486 orang.

Sekolah terbanyak yang sampai saat ini belum mengirimkan datanya ada di Kabupaten Muba yakni, SMAN 1 Babat Toman, SMAN 2 Babat Toman, SMA Muhammadiyah Sekayu, SMA Perintis Mulak, SMA YPBI Sekayu, SMA PGRI Sawit 2, SMAN 2 Batang Hari Ceko, SMA Hijrotul Munawaroh.

Disusul oleh Kabupaten Banyuasin dengan dua sekolah yaitu SMA Bima Bangsa dan SMA Widya Darma. Untuk di Kabupaten Ogan Ilir ada satu sekolah yaitu SMA Nurul Ihsan Sentul. Sedangkan di PALI terdapat dua sekolah juga, yakni SMA Alfatah dan SMA Amaniyah.

Disdik Sumsel terus mendorong dan menghubungi pihak sekolah agar secepatnya mengirimkan data peserta UN. Pasalnya, meskipun telah dikirimkan melalui aplikasi Bio UN, pihak Disdik masih harus memverifikasinya terlebih dahulu sebelum dikirimkan ke pusat.

Kepala Disdik Sumsel Widodo melalui Kepala Bidang (Kabid) SMA Disdik Sumsel Arwan menegaskan, sekolah harus mengirimkan data peserta UN paling lambat tanggal 13 Januari 2017. “Kami juga membutuhkan waktu untuk memverifikasi semua data yang dikirimkan sekolah. Jadi kami imbau kepada pihak sekolah agar dapat segera mengirimkan data peserta didiknya pada waktu yang sudah ditentukan,” tegasnya, Jumat (13/01) siang.

Selain itu, untuk peserta UN jenjang sekolah menengah kejuruan (SMK) pendataanya sudah selesai 100 persen dan tercatat sudah ada 28.232 peserta.korankito.com/eja