Bisa Dipercaya

Setelah Dipenjara, Pencuri Motor Berniat Jadi Gigolo

 

Amri Saputra, tersangka pencuri motor yang berniat jadi gigolo sekeluarnya dari penjara.foto/kardo

Palembang-Amri Saputra (21) harus merasakan timah panas polisi setelah terbukti mencuri sepeda motor milik pegawai Alfamart. Amri ditangkap di kediamannya, di Desa Mariana, Kecamatan Banyuasin I, Banyuasin, Kamis (12/1) malam. Petugas terpaksa menembak kaki kanannya lantaran mencoba melarikan diri.

Berita Sejenis

Sambut Hari Ibu Dengan Tumpengan

Ini Penjelasan Dewi Perssik, Soal Heboh Ayu Ting Ting Mabuk

RD Punya Trik Ini Untuk Pemain Asingnya

1 daripada 3.078

Penangkapan Amri berawal saat aksinya terekam CCTV Alfamart di Jalan Mandi Api, Kecamatan Alang Alang Lebar, Palembang, Senin (9/1). Video pencurian tersebut sempat beredar di media sosial yang diunggah empat hari lalu. Pencurian tersebut dilakukan Amri bersama rekannya, WW yang kini buron.

Sebelum beraksi, keduanya berboncengan lalu mampir di lokasi kejadian. Tak lama kemudian, Amri berhasil membawa kabur motor Yamaha Mio BG 6244 AT milik korban Wiji Gita Prasasti. Kemudian WW menjualnya ke daerah Tulung Selapan, Ogan Komering Ilir seharga Rp2,4 juta.

Di hadapan petugas, Amri mengaku telah dua kali melakukan kejahatan serupa. Terakhir, dia nekat mencuri lantaran ingin membeli sepeda motor. “Waktu itu kami sedang tidak ada uang, jadi kami berencana mencari sepeda motor,” ungkap Amri di Mapolda Sumsel, Jumat (13/1). “Saya kapok, pokoknya kalau sudah keluar penjara, saya mau jadi gigolo, itu pun kalau ada yang mau.”

Kasubdit III Ditreskrimum Polda Sumsel AKBP Hans Rahmatullah mengungkapkan, tersangka ditangkap lantaran ciri-ciri dalam rekaman CCTV mengarah kepadanya. Mulai dari plat motor yang digunakan, pakaian tersangka, dan gerak-geriknya.

Tersangka dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman di atas lima tahun penjara dengan barang bukti satu buah kunci leter T dan motor Honda Beat yang dibeli tersangka dari hasil kejahatannya.

“Tersangka Amri sudah kita amankan. Sedangkan tersangka WW masih buron. Pelaku dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal lima tahun penjara,” pungkas Hans.korankito.com/kardo