Begal Motor Masih Gentayangan, Motor Warga Kembali Melayang

Korban begal motor Dudi Iskandar saat melapor di SPK Polresta Palembang

Palembang- Meski Polresta Palembang dan Polda Sumsel sudah membentuk tim khusus antibegal, aksi begal motor masih saja terjadi. Tim antibegal yang dibentuk jajaran kepolisian ini sepertinya dianggap angin lalu saja oleh para begundal jalanan. Tengok saja yang dialami warga berama Dudi Iskandar (36). Ia harus kehilangan sepeda motor Yamaha Mio GT setelah dibegal tak jauh dari rumahnya sendiri, Jumat (13/1) sekitar pukul 05.00.

Kejadian tersebut, dilaporkan warga yang tinggal di Jalan Sentosa, Gang Depok, Kelurahan Talang Bubuk, Kecamatan Plaju, Palembang ini ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang.

Di hadapan petugas, Dudi menuturkan kejadian itu bermula saat ia hendak pulang ke rumah. Saat melintasi Jalan Sentosa, Kelurahan Talang Bubuk, Kecamatan Plaju Palembang, ia dipepet dua orang tak dikenal.

Pelaku yang juga mengendarai sepeda motor itu, menghadang laju kendaraan Dudi dari arah depan. Satu pelaku yang di bonceng, turun dan mengeluarkan senjata tajam jenis golok dari balik bajunya.

Lantas, kawanan pelaku memaksa korban menyerahkan sepeda motor Yamaha Mio GT nopol BG 4653 AAJ, sambil mengarahkan golok ke arah korban. Merasa nyawanya terancam, Dudi akhirnya merelakan motornya dibawa kabur para pelaku.

“Saya mau pulang ke rumah, tiba-tiba ada dua orang yang menghadang dan mengeluarkan sajam. Saya takut, jadi saya serahkan motor kepada mereka. Saya berharap pelaku cepat ditangkap,” jelas korban.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede menjelaskan pihaknya sudah menerima laporan dari korban. “Korban sudah melaporkan dengan kita, akan segera kita selidiki,” tegasnya.(korankito.com/denny)