Saksi: Yan Anton Terima Rp300 Juta di Poligon

Bupati Banyuasin nonaktif Yan Anton Ferdian saat jadi saksi di Pengadilan Tipikor Palembang, Kamis (12/1). foto/ria

Palembang  – Kasubag Rumah Tangga Dinas Bupati Banyuasin Rustami yang juga dihadirkan  sebagai saksi untuk terdakwa Zulfikar dalam kasus suap, menyangkal keterangan Kirman sebelumnya.

Dimana saat ia pergi dengan Kirman ke Mariana, mereka sama sekali tidak membawa uang Rp300 juta seperti yang disampaikan  Kirman saat memberikan kesaksian di persidangan. Tetapi uang uang tesebut baru diambil setelah dari Mariana dan dibawa langsung ke Poligon kediaman orang tua Yan Anton.

“Uang tersebut diserahkan kepada bupati di kediaman orangtuanya di Poligon,” ujarnya saat menjawab pertanyaan majelis hakim dalam persidangan, Kamis (12/1)

Rustami menjelaskan, uang tersebut diterima langsung okeh bupati tanpa kuitansi tanda terima. Masalah sumber uang, Rustami juga tidak mengetahui.
“Tahunya uang itu dari Sutaryo. Dan bupati langsung terima saja tanpa ada pembiacaraan lain,” ungkapnya

Sebelumnya tambah Rustami, ia yang akan mengambil uang tersebut dari Sutaryo. Namun atas perintah bupati langsung, uang tersebut diambil oleh orang lain yang tak lain adalah Kirman

“Ya sebelumnya saya sudah dapat kabar dari Sutaryo kalau uang untuk bupati sudah ada. Tapi perintah dari bupati agar orang lain saja yang mengambil uang itu makanya saya suruh Kirman dan itu juga atas perintah bupati,” katanya.

Sementara itu Bupati Banyuasin Nonaktif Yan Anton Ferdian saat memberikan kesaksian mengapa meminta uang tidak mengatakan alasan yang jelas. Ia hanya mengatakan membutuhkan uang dikarenakan ada keperluan tanpa menyebutkan untuk keperluan apa.

“Hanya ada keperluan saja, jadi disampaikan ke Rustami. Kalau tidak, disampaikan ke Kadis. Hanya itu,” katanya.

Yan Anton Ferdian juga mengungkapkan ia mempunyai asisten rumah tangga dinas yang bernama Medi. Dimana Medi ini berperan untuk menaruh uang ke dalam lemari ruang kerja bupati.

Selain itu, sepengetahuannya Medi juga mendapatkan uang dari yang diberikan oleh Rustami sebesar Rp8 juta. (korankito.com/ria)