Jual Tas Palsu, Guru Cantik Dibui

Tipu-tipu belanja on-line membawa seorang wanita ke penjara. Tak tanggung-tanggung guru Taman Kanak- Kanak (TK) ini nekat membohongi outlet toko ternama dengan tas bermerek tapi palsu.

Di adalah Praepitcha Smatsorabudh, warga Thailand yang tinggal di Virginia, Amerika Serikat. Ia harus mendekam di penjara dan terancam dideportasi karena terbukti melakukan penipuan kepada outlet toko ternama dengan modus yang unik.

Dilansir Oddity Central, Kamis (12/1), Smatsorabudh menipu dengan membeli tas bermerek asli secara online, seperti tas Gucci, Burberry, dan Fendi. Lalu, dia melakukan retur dengan tas bermerek palsu buatan Tiongkok dan Hong Kong.

Wanita berusia 41 tahun ini terbukti telah membeli tas secara online di 60 outlet T. J. Maxx di 12 negara. Untuk memuluskan rencananya itu, Smatsorabudh menggunakan 16 kartu kredit yang berbeda ketika melakukan pembelian.

Lalu tas aslinya mana? Smatsorabudh ternyata menjual tas asli tersebut di situs eBay dan Instagram. Setiap tas mahal itu dihargai US$2 ribu atau Rp26,63 juta. Dia berasalan melakukan penipuan sebagai tambahan gaji sebagai guru TK yang dirasakannya kurang mencukupi.

Ketika rumahnya digerebek polisi, ditemukan 572 tas tangan baik tas asli maupun replika.

Sementara pihak Toko T. J. Maxx menemukan ada 226 barang palsu yang dikembalikan wanita ini. Sedangkan Neiman Marcus menemukan lebih dari 10 tas palsu dari Smatsorabudh.

Akibat perbuatannya, Smatsorabudh menghadapi hukuman penjara maksimal 40 tahun dan membayar denda US$403.250 (Rp5,36 miliar). Setelah menjalani hukuman, ia akan dideportasi ke Thailand. O wib / berbagai sumber