Ganti Rugi Bangunan Proyek Fly Over, Pemkot Rogoh Kocek Rp3 Miliar

Sekretaris daerah (Sekda) Kota Palembang Harobin Mustofa/ Foto/bkdd

Palembang – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang akan merogoh kocek Rp3 miliar untuk mengganti tanam tumbuh dan bangunan pada 16 persil yang terkena pembangunan fly over (FO) simpang Tanjung Api-Api.

“Dana yang kita keluarkan itu sekitar Rp 3 Miliar sesuai dengan ketentuan dari KJPP. Itu bakal kita serahkan untuk 16 persil yang ada. Untuk itu, pada kesempatan ini kita membuat tim yang terdiri dari pihak TNI, Lanud agar bisa bekerjasama dalam meyakinkan masyarakat terkait pembebasan ini,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang Harobin Mustofa, Kamis (12/1).

Menurutnya, pembangunan FO itu harus tetap berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah dibentuk dari awal. “Jangan sampai pembangunan FO terhambat karena adanya permasalahan lahan. Untuk itu kita harap permasalahan ini cepat di selesaikan,” tukasnya

Harobin menargetkan, permasalahan itu selesai satu bulan ini, meskipun masih ada sejumlah pihak yang mengklaim memiliki lahan tersebut,’’ ungkapnya saat ditemui di ruang rapat II kantor Setda Palembang, Kamis (12/1).

Menurut Harobin, hingga saat ini permasalahan pembebasan lahan tersebut masih terkendala karena masih adanya dugaan sengketa atau perebutan hak milik lahan antara pihak TNI AU dan masyarakat. Karena itu salah satu jalan keluar terbaik yang bisa diambil Pemkot Palembang yakni mengganti rugi tanam tumbuh dan bangunannya terlebih dahulu. Ini dilakukan sembari menunggu permasalahan kepemilikan lahan tersebut clear. “Dalam pembebasan ini kita pastikan tidak akan menggusur masyarakatnya. Kita tetap akan mengganti rugi tanam tumbuh dan bangunannya dulu, hingga permasalahan lahannya diselesaikan baik itu oleh pihak Lanud dan masyarakat,” imbuhnya. (korankito.com/ria)