Bisa Dipercaya

Nyopet, Pengamen Pasar 16 Diciduk

Palembang – Berdalih pura-pura mengamen, Febri (23) malah mencopet hape pengunjung Pasar 16 Ilir, Palembang. Ia pun digelandang ke Polsek Ilir Timur I karena kedapatan mengantongi ponsel Samsung Note 4 hasil mencopet, Sabtu (6/1).

Febri yang tinggal di Jalan Amin Mulya, Blok F, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I Palembang terbukti mencopet satu unit hape di Ayu (20) di kawasan Pasar 16.

Berita Sejenis
1 daripada 7

Di hadapan petugas, Febri mengaku saat itu dirinya tengah berkeliling untuk mengamen di kawasan Pasar 16 Ilir. Saat melihat korban berjalan, muncul niatnya untuk mencopet hape korban.

“Waktu itu saya dekati korban, pura-pura mengamen. Saat korban lengah, tasnya saya silet dari belakang, saya lihat ada ponsel dan saya ambil, lalu kabur,” ujarnya saat gelar tersangka, Selasa (10/1).

Diakui Febri, hape hasil mencopet tidak dijual lantaran akan dipakai sendiri.

Korban Ayu baru menyadari telah menjadi korban pencopetan saat diberitahu pengunjung lainnya bahwa tasnya tersayat akibat disilet oleh tersangka.  Ayu langsung melapor ke Polsek IT I Palembang.

Mendapat laporan tersebut, anggota polsek IT I langsung bergerak ke lokasi kejadian dan melakukan penyelidikan. Upaya petugas akhirnya berhasil meringkus Febri saat mengamen di Pasar 16 Ilir, Senin (9/1).

Kapolsek IT I Kompol Rivanda melalui Kanit Reskrim Ipda Alkap mengatakan, pihaknya menangkap tersangka setelah mendapatkan laporan dan ciri-ciri pelaku. Begitu mengantongi identitas pelaku, pihaknya langsung melakukan penangkapan.

“Usai menerima laporan korban, anggota mengantongi ciri-ciri pelaku dan segera melakukan penyelidikan di kawasan Pasar 16 Ilir. Saat ditangkap, pelaku masih mengantongi barang bukti hasil curian sehingga langsung kami gelandang ke Polsek untuk mempertanggunjawabkan perbuatannya,” ujarnya.

Tersangka Febri dijerat pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan maksimal hukuman penjara lima tahun. Alkap mengimbau apabila ada masyarakat yang dicopet segera melapor sehingga bisa segera ditindak oleh aparat.

“Kawasan Pasar 16 Ilir memang masih rawan pencopetan. Banyak pencopet berkeliaran baik lelaki maupun perempuan. Masyarakat harus segera melapor apabila menjadi korban copet,” pungkasnya. (korankito.com/kardo)