Cari Pelatih Asing Saat Ini Harus Realistis

Foto/Resha

Palembang – Menggunakan pelatih asing untuk menukangi cabang olahraga (cabor) di Sumatera Selatan (Sumsel) harus di pertimbangkan secara matang serta realistis dengan kondisi saat ini.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumsel Samsu Ramel yang menilai tidak gampang untuk memboyong pelatih mancanegara ke Bumi Sriwijaya.  “Kita harus realistis. Kemungkinan mendatangkan pelatih asing dananya dikisaran Rp50 juta. Belum lagi masalah tempat tinggalnya, uang sakunya, dan lain – lain,” ujarnya saat bincang dengan Koran Kito, Selasa (10/1).
Menurutnya, jauh berbeda kalau menggunakan pelatih lokal, paling tidak mereka sudah punya tempat tinggal di Palembang bahkan masalah gaji bisa dinegosiasikan.
Namun berkaca dari pengalaman Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 di Jabar. Sumsel harus puas finish di urutan ke-21. Untuk memperbaiki hal tersebut, setidaknya KONI Sumsel kedepan akan memprioritaskan cabor unggulan untuk diarsiteki oleh pelatih asing. “Tentu kita harus fokus untuk mengubah peringkat kita. Dan perlu fokus cabor yang unggul. Minimal, satu sudah berprestasi di PON Jabar lalu dan umurnya cukup untuk turun lagi di PON 2020 Papua. Kemudian memang perlu memiliki pelatih andal yang kriterianya sudah dipakai nasional. Terakhir, punya fasilitas yang mumpuni,” tukasnya. (korankito.com/resha)