Satu dari Delapan Pemerkosa Tiga Anak di Bawah Umur Diringkus

 Palembang- Gara-gara memperkosa tiga anak di bawah umur, Ahmad Marzuki alias Juki alias Aldo (22), warga Kelurahan Mariana, Kecamatan. Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, Sumsel, ditangkap anggota Unit Reskrim Polsek Mariana. Tersangka diduga kuat telah memerkosa SW (14), EM (16). dan MR (19).

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Juki harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Mariana. Sementara tujuh pelaku lainnya, YD, RN, IL, DN, AL, MT, dan EK masih diburu anggota kepolisian.

Berdasarkan data yang dihimpun, Juki bersama tujuh temannya sudah tiga kali melakukan pemerkosaan. Pertama dilakukan terhadap SW, di Ladang Baru, Kelurahan Mariana, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin Sumsel, Jumat (21/10) sekitar pukul 21.00.

Tersangka Aldo bersama YD menjemput SW di kawasan Kecamatan Plaju, Palembang. Kemudian, tersangka membawa korban ke tempat kejadian perkara (TKP) dengan mengendarai sepeda motor. Di lokasi kejadian sudah ada temannya yang sudah menunggu.
Setiba di lokasi, para pelaku langsung mendorong korban hingga terjatuh ke tanah. Saat itulah, pelaku lainnya memegang tangan dan kaki SW, yang kemudian memperkosanya secara bergilir. Setelah memuaskan nafsu bejatnya, pelaku meninggalkan korban sendirian di TKP.

Sementara korban lainnya, EM diperkosa secara bergilir oleh pelaku Aldo dan teman-temannya di sebuah rumah kosong Desa Sungai Rebo, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin Sumsel, pada Selasa (6/9) malam. Modus yang digunakan pelaku pun sama seperti sebelumnya.

Terakhir, kawanan pelaku memerkosa MT di Kampung Bali, Desa Sungai Rebo, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, Sumsel, pada Rabu (2/11) malam. Seperti biasanya, pelaku menjemput korban, kemudian diajak ke rumah kosong, yang kemudian disetubuhi pelaku dan teman-temannya.

“Teman-teman saya itu, ada yang ikut memerkosa tiga korban ada juga yang tidak ikut. Kalau, saya ikut semuanya memperkosa ketiga korban, tidak ada ancaman, hanya kami pegangin saja,” jelas Aldo saat gelar perkara di halaman Mapolsekta Mariana, Senin (9/1) siang.

Menurutnya, ia nekat melakukan pemerkosaan itu, lantaran tidak dapat menahan nafsu birahi setelah sering menonton film-film porno. “Semuanya inisiatif bersama, tidak ada yang menjadi otaknya. Memang sering menonton film-film porno,” tambahnya.

Kapolsek Mariana AKP Nazarudin didampingi Kanit Reskrim Iptu Apriyadi menjelaskan, tertangkapnya pelaku setelah pihaknya mendapatkan laporan ketiga korban yang mengaku sudah diperkosa kawanan pelaku.
“Selama ini kita terus mengejar pelaku, tetapi memang pelaku belum ditemukan. Terakhir, kita mendapatkan informasi pelaku sedang berada di rumahnya. Saat itulah, kita melakukan penangkapan terhadap. Pelaku juga sempat melarikan diri dengan cara terjun ke sungai,” katanya.

Tersangka akan dikenakan pasal 81 No 35 2014 tentang Perlindungan Anak jo pasal 285 KUHP dengan ancaman kurungan 20 tahun penjara.
“Barang bukti kita amankan pakaian korban, kita akan terus melakukan penangkapan terhadap pelaku lainnya. Diduga, tersangka ini mempunyai kelainan mengingat semua korban masih berada di bawah umur,” pungkasnya. (korankito.com/denny)