Bisa Dipercaya

Rakor YPLP PGRI Sumsel Tingkatkan Solidaritas dan Soliditas

 Rakor YPLP PGRI Sumsel

Palembang – Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan (YPLP) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) meningkatkan solidaritas dan soliditas melalui rapat koordinasi (Rakor) 2017.

Rakor tahunan yang diagendakan setiap tahun ini diselenggarakan selama satu hari saja yakni Sabtu (7/01) dan dibuka langsung oleh Ketua Pembina YPLP PGRI Sumsel Ahmad Zulinto, Ketua YPLP PGRI Sumsel Mirza Fansyuri beserta jajaran pengurus dan anggota YPLP PGRI Sumsel lainnya. Bersamaan dengan kegiatan ini, YPLP memberikan bantuan kepada tiga sekolah PGRI yakni, SMP PGRI Karang Agung Ulu Banyuasin senilai Rp25 juta, SMP PGRI 1 Lubuk Linggau senilai Rp25 juta dan SMP PGRI Pedamaran sebesar Rp226 juta.

 

Berita Sejenis

Tertipu, Uang Rp200 Juta Melayang

Ditinggal Belanja, Motor Kesayangan Raib

Setahun Buron, Pencuri Burung Kacer Diringkus

1 daripada 3.076

Ketua Pembina YPLP PGRI Sumsel Ahmad Zulinto

Ketua Pembina YPLP PGRI Provinsi Sumsel  Ahmad Zulinto mengatakan, rakor ini merupakan agenda program kerja setiap tahun yang digelar YPLP PGRI Sumsel sebagai sarana silahturahmi, penilaian dan pembinaan di kalangan pendidikan sekolah-sekolah PGRI wilayah Sumsel. “Kita ingin dalam Rakor semua perwakilan dari kabupaten/kota dapat menyatukan visi dan misinya untuk mencerdaskan anak bangsa yang berkarakter Pancasila dan UUD 1945,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Palembang ini usai pembukaan Rakor YPLP PGRI Sumsel di gedung guru PGRI Lantai II Jl A Yani Lorong Gotong Royong Palembang, Sabtu (7/01).

 

Ketua YPLP PGRI Sumsel Mirza Fansyuri

Hal senada dingukapkan oleh Ketua YPLP PGRI Sumsel Mirza Fansyuri. Menurutnya, dalam rakor kali ini pihaknya menitik beratkan pembahasan dalam tiga materi, yakni memelihara aset PGRI, meningkatkan kualitas (sarana prasarana, kegiatan belajar mengajar dan sumber daya manusianya), solidaritas dan soliditas dalam lembaga pendidikan.

“Yang kita ingin capai adalah peningkatan sapras satuan PGRI, meningkatkan kualitas guru dan pembelajaran supaya pendidikan di bawah lembaga YPLP ini menjadi bermutu dan mampu bersaing, serta menjaga kesolidaritasan dan soliditas anggota di dalamnya,” tuturnya.

Wakil Ketua YPLP PGRI Sumsel A Toriq menambahkan, dalam rakor kali ini pihaknya juga membahas materi tambahan dalam peningkatan prestasi baik guru dan siswa PGRI di bidang akademis, non-akademis dan Imtaq. “Tufoksi YPLP PGRI itu menyelenggarakan pendidikan di sekolah PGRI. Maka dari itu kita perlu menyamakan persepsi bagaimana menyiapkan sekolah dengan baik untuk peningkatan mutu pendidikan yang berdaya saing,” pungkas prira berkopiah hitam ini.adv/eja