Gara-gara Senggolan Motor, Ahyar Dikeroyok

DIKEROYOK: Ahyar datangi SPKT Polresta Palembang laporkan peristiwa pengeroyokan yang dialaminya, Senin (9/1). Foto/Denny.

Palembang – Gara-gara senggolan sepeda motor Ahyar (19) dikeroyok lima orang tak dikenal di kawasan Kertapati, Ahad (8/1) malam.

Akibat kejadian itu, pemuda yang tercatat sebagai warga Desa Pegayut, Kelurahan Pegayut, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir (OI) mengalami luka di sekujur tubuh.
Menurut Ahyar, peristiwa yang dialaminya terjadi di kawasan Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati Palembang, Minggu (8/1) sekitar pukul 21.00.
Dihadapan petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, korban menuturkan kejadian itu bermula saat ia sedang mengendarai sepeda motor di tempat kejadian perkara (TKP). Dari arah berlawanan, datang terlapor yang langsung berbelok ke jalur korban.
Namun bukannya minta maaf, terlapor bersama temannya langsung memukul korban menggunakan tangan dan kaki kearah korban. Bahkan, Ahyar dipaksa terlapor untuk masuk ke dalam lorong tempat tinggalnya.
Ketika itulah, Ahyar kembali dikeroyok terlapor. Bahkan, kali ini empat teman terlapor ikut memukulinya. Sehingga, ia mengalami luka lebam di kepala, kening dan seluruh badan. “Mereka juga merusak motor saya pak. Satu pelaku langsung memukul pakai senjata api (senpi) di bagian kepala saya. Saya tidak senang dengan perbuatannya, makanya lapor polisi,” tutur korban.
Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede menjelaskan, pihaknya sudah menerima laporan dari korban untuk segera ditindaklanjuti. “Laporannya sudah kami terima dan akan di proses,” tutupnya.(korankito.com/denny)