Biaya Naik, Pemohon SKCK Minta Pelayanan Ditingkatkan

Para pemohon SKCK di Polresta Palembang

 

Palembang- Sebagian pemohon Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) tak terlalu keberatan dengan kenaikan biaya penerbitan surat tersebut dari Rp10 ribu menjadi Rp30 ribu.

Hanya saja, dengan kenaikan ini warga meminta agar pelayanan pembuatan SKCK ditingkatkan lagi agar kenyamanan pemohon dapat dijamin.

“Iya sudah mengetahuinya harganya naik, semuanya masih wajar. Tetapi pelayanan mesti ditingkatkan lagi,” ujar pemohon SKCK Santi Yuliani (25), saat ditemui di ruang pembuatan SKCK.
Hal senada diucapkan Hidayat (32) yang berharap pihak kepolisian membuat terobosan baru sehingga pelayanan pengurusan SKCK dapat lebih mudah.

“Sepertinya petugas pelayanan juga harus ditambah. Harus ada terobosan terbaru seperti membuat mobil SKCK keliling, sepeti membuat SIM. Tentunya, masyarakat tidak perlu jauh-jauh datang ke Polresta atau Polsek,” terangnya.

Seperti diketahui, mulai tanggal 6 Januari, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016, tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB) mulai diberlakukan. Artinya, seluruh tarif baru seperti pembuatan BPKB, STNK, termasuk SKCK mulai berlaku.

Kepala Urusan SKCK Polresta Palembang Aiptu Ahmad Rizal mengatakan, biaya penerbitan SKCK di Polresta Palembang sama seperti dengan biaya penerbitan SKCK di daerah lain.

Dimana biaya SKCK yang awalnya sebesar Rp10 ribu, naik menjadi Rp30 ribu setiap kali pembuatan. “Sesuai dengan peraturan itu, tarif pembuatan SKCK kita naikkan,” kata Rizal.

Dia mengatakan, biaya pembuatan SKCK merupakan PNBP yang dipungut melalui kepolisian di Indonesia.

“Setiap pembayaran penerbitan SKCK yang diterima, langsung disetor kepada Bendahara Penerima untuk selanjutnya disetorkan ke kas negara,” terangnya.

Rizal menambahkan, sebelum memberlakukan tarif tersebut, sosialisasi sudah dilakukan melalui spanduk yang dipasang di tempat-tempat keramian maupun melalui media massa.

“Dengan adanya kenaikan ini, tentunya kita juga berupaya melakukan peningkatan pelayanan. Personel kita juga akan semaksimal mungkin melayani masyarakat,” pungkasnya.(korankito.com/denny)