Selasa, Baru Gaji Guru SMA/SMK dari Delapan Kabupaten/Kota Dibayar

Kadisdik Sumsel Widodo

Palembang–Pembayaran gaji guru SMA dan SMK sepertinya masih akan terlambat pascapenyerahan pengelolaan para guru SMA dan SMK  ke Pemprov Sumsel. Pasalnya, baru gaji guru SMA/SMK di delapan kabupaten/kota di Sumatera Selatan yang akan dibayar paling lambat hari Selasa (9/01) mendatang.

Dari data yang berhasil dihimpun korankito.com, hingga Jumat (6/1), baru ada delapan kabupaten/kota yang sudah memberikan SKPP. Kedelapan kabupaten/kota tersebut adalah Palembang, Prabumulih, OKI, Banyuasin, Lubuk Linggau, Pali, Pagaralam, dan Muratara.

Keterlambatan pembayaran gaji 9.503 guru dan tenaga pendidik Aparatur Sipil Negara (ASN) tingkat sekolah menengah atas (SMA) dan sekololah menengah kejuruan (SMK) se-Sumsel karena belum ada surat keterangan penghentian penggajian (SKPP) dari beberapa Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) di kabupaten/kota.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumsel Widodo menerangkan, awal Desember 2016 lalu Gubernur Sumsel telah memberikan surat edaran agar setiap BPKAD kabupaten/kota segera memberikan SKPP ke BPKAD Sumsel guna diproses dalam pencairan gaji guru dan tenaga pendidik pascaperalihannya.

“Sampai saat ini baru ada delapan kabupaten/kota yang memberikan SKPP-nya. Dari hitungan kami, maka paling lambat Selasa (9/1) nanti sudah dapat dicairkan,” terang Widodo di ruang kerjanya, Jumat (6/1).

Menurutnya, keterlambatan ini terkendala pada pendataan administrasinya. “BPKAD masih mendata, apakah rekening banknya masih aktif, identitas lainnya sudah sama dan administrasi lainnya. Kami berharap pertengahan bulan ini semua gaji sudah dapat dibayarkan. Toh dananya sudah ada, tinggal menunggu konfirmasi dari setiap daerah saja,” pungkasnya.korankito.com/ejak