Warga Ketakutan Jika Melihat Anjing

WARGA KETAKUTAN: Gerombolan anjing liar yang menyerang anak-anak beberapa hari terakhir membuat warga ketakutan. Foti/Denny

Palembang- Pasca meninggalnya Arkat (11) yang diserang segerombolan anjing liar, Rabu (4/1) siang. Warga sekitaran Jalan Jepang, RT 50, RW 06, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati Palembang, dihantui rasa ketakutan jika bertemu dengan anjing.
Terlebih lagi, anjing-anjing yang menyerang siswa kelas enam sekolah dasar di Kota Palembang itu, hingga saat ini masih berkeliaran bebas di persawahan yang tak jauh dari lokasi Arkat merenggang nyawa setelah digigit anjing tersebut.

Seroang ibu rumah tangga Rika saat ditemui Koran Kito berharap kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang khususnya dinas terkait agar segera mengambil langkah, jangan sampai korban terus berjatuhan akibat diserang anjing liar tersebut. “Kami khawatir sekali pak, apalagi disini banyak anak-anak. Kami berharap nian dengan pemerintah untuk cepat tanggap dan ambil tindakan. Kalau bisa semua anjing di sini segera di musnahkan,” ujarnya saat diwawancarai awak media tak jauh dari rumah duka, Kamis (5/1) pagi.

Senada juga dirasakan Rini. Dirinya sempat melarang anak kandungnya untuk tidak terlebih dahulu bermain di luar rumah. Bahkan, saat hendak ke pergi sekolah, anaknya itu disuruh membawa batu.

“Takut nian kami disini, jangankan anak-anak, ibu-ibu yang ingin pergi ke sawah saja membatalkan diri. Tadi, sebelum berangkat ke sekolah, sudah berpesan dengan anak saya, agar kalau melihat anjing segera menjauh, dan membawa batu,” tuturnya. (korankito.com/denny)