Warga Dibantu Perbakin Tembak Mati Anjing Liar

Salah seorang dari komunitas Wong Kito Shooting Club, bersama warga melakukan penyisiran di areal persawahan tempat persembunyian anjing liar, Kamis (5/1). foto/denny

Palembang – Pasca tewasnya Arkat (11) yang diserang segerombolan anjing liar saat bermain di dekat rumahnya, warga Jalan Jepang, RT 50 RW 06, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, Palembang, melakukan pemburuan anjing-anjing liar tersebut, Kamis (5/1) siang.

Pantauan Koran Kito, dengan dibantu komunitas Wong Kito Shooting Club yang berada dibawah naungan Perbakin Kota Palembang, warga melakukan penyisiran di areal persawahan yang disinyalir tempat persembunyian anjing yang telah menyerang korban Arkat.

Ketika melihat anjing yang sedang bersembunyi, anggota Wong Kito Shoting Club yang berjumlah delapan personel, langsung mengarahkan moncong senapan angin jenis PCP ke arah anjing liar. Dengan satu kali tembakan, anjing itu mati di tempat.

Selama dua jam perburuan itu berlangsung, sedikitnya empat ekor anjing tewas ditangan penembak-penembak jitu. Hal tersebut disambut dengan sorakan dan tepuk tangan warga, yang gembira melihat anjing-anjing itu mati.

“Alhamdulillah, anjing-anjing sudah banyak yang mati. Kami sangat berterima kasih kepada mereka, yang sudah membantu mengurangi kecemasan yang kami rasakan. Kalau kemarin, masih khawatir karena masih ada anjing bekeliaran disekitar sini,” cetus Ria warga sekitar.

Sementara itu, Ketua Wong Kito Shooting Club Iwan mengatakan, pihaknya menindaklanjuti laporan warga yang meminta bantuan kepada anggotanya, untuk memberantas anjing-anjing liar tersebut.

“Warga meminta bantuan dengan kita untuk memberantas anjing-anjing yang sudah menyerang anak kecil. Ada empat ekor anjing yang kita tembak mati, dan anggota kita masih melakukan pengejaran tiga anjing yang masih berkeliaran,” kata Iwan. (korankito.com/denny)