Bisa Dipercaya

Widodo: Saling Bajak Pemain Tidak Etis

 

Palembang-Pelatih Sriwijaya FC Widodo C Putro menilai pembajakan pemain seperti yang dilakukan beberapa klub tidak etis.  Terlebih pembajakan dilakukan saat kontrak pemain belum habis dengan tim lamanya.

Saat ini memang santer dikabarkan sejumlah klub melakukan pembajakan. Padahal sebuah klub belum pantas mengumumkan telah mengikat kontrak dengan pemain tersebut. Sehingga yang terjadi, seolah-olah klub saling bajak pemain.

Berita Sejenis
1 daripada 3.089

“Jadi begini, sepertinya hal itu tidak etis. Sekarang tergantung
pemainnya, kalau dilepas oleh klub mereka seharusnya
pertanyakan kepada  klub asal pemainnya, bukan ke pemainnya. Gitu kan etikanya? Kalau klub asal tersinggung dan tidak mengeluarkan
suratnya bagaimana?” ucap Widodo ketika dibincangi via telepon
selulernya.

Namun, pelatih asal Cilacap ini tidak mempermasalahkan hal tersebut
selama pemain telah menghabiskan kontrak di tim lamanya. Menurut Widodo, klub juga jangan sampai menahan pemain yang ingin pindah ke klub lain.
“Kalau pemainnya sudah ga dipakai, terus pemainnya sudah
ingin pindah, ya dilepas saja tidak perlu ditahan-tahan,” terangnya. “Kuncinya komunikasi. Kalau memang butuh sekarang tapi masih ada sisa waktu kontrak, silakan koordinaksi dengan klubnya,” pungkas Widodo.korankito.com/resha