Leher Diterkam Gerombolan Anjing Liar, Bocah Arkat Meregang Nyawa

Palembang- Serangan anjing liar di Kota Palembang semakin mengkhawatirkan. Setelah tujuh anjing liar menyerang bocah Ridho Saputra, serangan anjing kembali terjadi. Kali ini serangan brutal anjing liar yang gentayangan di sudut kota bahkan menelan korban jiwa.

Bocah malang itu bernama Arkat. Bocah 11 tahun yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) di Kota Palembang, Rabu (4/1) siang, meregang nyawa setelah lehernya diterkam anjing liar.

Bukan hanya di leher, hampir di sekujur tubuh Arkat mengalami luka gigitan anjing liar. Alhasil, saat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palembang BARI, nyawa Arkat tak bisa ditolong lagi.

Berdasarkan data yang dihimpun, kejadian bermula Arkat sedang bermain layangan di belakang rumahnya Jalan Nilakandi, RT 50, RW 06, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati Palembang, sekitar pukul 13.00.

Kemudian, saat mengejar layangan yang putus, Arkat didatangi segerombolan anjing liar yang langsung menyerangnya. Tak pelak korban tidak dapat berbuat banyak, ia hanya bisa menjerit minta tolong.

“Korban itu sedang bermain layangan, terus ada enam ekor anjing yang langsung menyerang dia. Kami mendengar dia jerit-jerit, kami langsung tolong,” ucap tetangga korban Kailan (46) saat ditemui di rumah sakit.

Warga yang mendengar jeritan korban, langsung berusaha mengusir anjing-anjing tersebut dari tubuh Arkat. Setelah gerombolan anjing tersebut lari dan warga pun membawa korban ke RSUD Palembang BARI.

Namun sayang, saat dalam perjalanan menuju rumah sakit, korban mengembuskan nafas terakhirnya. “Di tempat kejadian perkara denyut nadinya masih ada, tetapi setiba di rumah sakit sudah meninggal. Kami berharap, pemerintah cepat mengambil tindakan, karena nyawa anak-anak kami semuanya terancam,” tuturnya.

Saat ini pihak RSUD Palembang BARI masih melakukan visum sementara terhadap korban. Kemudian, korban akan dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. (korankito.com/denny)