Bisa Dipercaya

Hobi Shabu, Tukang Becak Diciduk

Palembang-Rendi (26), harus berurusan dengan polisi lantaran ketahuan  menggunakan narkoba jenis shabu. Mirisnya, Rendi mengonsumsi shabu hanya untuk menarik becak.

 

Rendi yang tercatat sebagai warga Lorong Tanjung, Kelurahan 36 Ilir, Palembang ini, mengaku, dirinya mengonsumsi shabu  baru seminggu terakhir karena ikut teman.

“Baru seminggu ini pakai shabu karena terpengaruh kawan- kawan yang pakai semua. Jadi tidak enak kalau nggak ikut pakai,” kilahnya, saat diamankan di Mapolsek IB ll, Palembang, Selasa (3/1)

Berita Sejenis
1 daripada 3.079

Meski tahu shabu dilarang, Rendi tetap memakainya. Bahkan dirinya rela menyisihkan uang hasil bekerja untuk membeli shabu.

“Ya hasil dari narik becak, uangnya saya sisihkan untuk beli shabu. Kalau dapat 100 ribu, 75 ribu untuk beli shabu. Sisanya baru dikasih ke anak istri,”ujarnya.

 

Kapolsek IB II Kompol Mayestika Hidayat melalui Kanit Reskrim Ipda Jony Palapa mengungkapkan, tersangka berhasil ditangkap Senin (2/1) sekitar pukul 12.30. Pihaknya mendapat informasi dari masyarakat yang menyebutkan di tempat tersangka sering menarik becak selalu ada transaksi narkoba.

“Tersangka berhasil kita tangkap berkat ada informasi dari masyarakat bahwa ada transaksi narkoba di Jalan PSI Lautan Lr Bunga Tanjung, Kelurahan 35 Ilir, Kecamatan IB II, Palembang,” jelasnya.

Begitu mendapat kabar tersebut, polisi langsung diterjunkan ke lokasi untuk mengecek kebenaran informasi tersebut. Hasilnya ditemukan seorang laki-laki yang kabur saat akan diperiksa. Petugas langsung mengejar hingga ke rumahnya.

 

“Lalu kita geledah rumahnya, dan berhasil ditemukan satu bungkus rokok yang berisi satu paket kecil sabu. Mendapati itu, tersangka langsung digelandang ke Polsek IB II,” ujarnya.

Berdasarkan pengakuan Rendi, shabu didapatkan dari seseorang bernama Sari. “Katanya didapat dari Sari, kita masih lakukan pengejaran terhadap Sari. Tersangka kian dikenakan pasal 112 ayat 1 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.korankito.com/kardo