Bisa Dipercaya

Dua Perampok Tersungkur Diterjang Timah Panas

PEMBUNUHAN : Dua perampok disertai pembunuhan seorang wanita Desember tahun lalu, akhirnya dibekuk polisi, Rabu (4/1).Foti/Denny

Palembang-  Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polresta Palembang membekuk dua tersangka pembunuh Lisnawati (44). Wanita yang ditemukan tewas dengan tangan terikat di Jalan Mekarsari, Kecamatan Gandus, Palembang, pertengahan Desember tahun lalu.
Kedua tersangka Feri Albino (25) bersama temannya Hery Chandra (30) ditangkap di masing-masing kediamannya, di Jalan Pengadilan Tinggi Pulogadung, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Selasa (3/1) sekitar pukul 17.00.
Saat hendak dicokok, keduanya dihadiahi timah panas karena mencoba kabur. Kini, keduanya harus mendekam di sel tahanan Mapolresta Palembang.
Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono mengatakan, tertangkapnya kedua pelaku bermula saat pihaknya mendapatkan laporan dari warga yang mengatakan adanya penemuan sesosok mayat perempuan dengan posisi tangan terikat dan mulut dibekap.
Setelah melakukan autopsi. Penyidik menduga jika Lisnawati merupakan korban kejahatan. Lantas pihaknya melakukan penyelidikan dan pada Selasa (3/1) dua pelaku pelaku pencurian dengan kekerasan ini berhasil ditangkap Unit Pidum Satreskrim Polresta Palembang. “Jadi, korban meninggal satu hari sebelum ditemukan, pada tanggal 21 Desember. Hasil penyelidikan dan pemeriksaan anggota kita, motif pelaku ingin menguasai harta korban, hingga mengakibatkan korban meninggal dunia,” ucapnya saat gelar perkara, Rabu (4/1).
Polisi juga menyita barang bukti berupa, satu unit Daihatsu Xenia berwarna putih dengan nopol BG1568 UC yang digunakan untuk melancarkan aksinya, satu unit hp Asus, dan satu baju berwarna hitam milik korban yang digunakan untuk membunuh korban. “Pelaku ini tidak mengintai korbannya, namun dipilih secara acak dan kebetulan korban yang menjadi sasarannya. Kedua pelaku akan kita jerat pasal 365 ayat 4 dengan‎ ancaman hukuman 20 tahun penjara atau mati,” tegasnya. (korankito.com/denny).