Jual Shabu Untuk Penuhi Kebutuhan

 

Palembang – Terdakwa Syamsudin alias Udin (40) akhirnya harus mengakui perbuatannya selama ini yang kerap menjual shabu untuk kebutuhan sehari-hari.

“Shabu itu saya beli seharga Rp130 ribu dengan Adam (DPO), kemudian saya jual kembali dengan seharga Rp150 ribu. Untung yang saya dapat jika sudah terjual sebesar Rp20 ribu,” ungkapnya di ruang sidang Pengadilan Negeri Palembang, Selasa (3/1).

Selain itu,  majelis hakim Mimi Hariyani pun memberikan nasehat kepada terdakwa yang tercatat sebagai warga Jalan Pangeran Antasari, Lorong Karang Kuang, RT 03, Kelurahan 10 Ilir, Kecamatan IT II Palembang ini, agar tidak mengulangi perbuatannya karena sudah berusia lanjut.

 “Terdakwakan sudah tua, seharusnya tidak melakukan hal ini (jual shabu-red),” katanya.

Usai mendengarkan keterangan terdakwa, majelis hakim Mimi langsung memberikan perintah kepada Jaksa Penuntut Umum agar pada sidang selanjutnya mempersiapkan tuntutan untuk terdakwa yang terjerat kasus penyalahgunaan narkotika.

“Sidang kita tunda dilanjutkan pada pekan depan dengan agenda tuntutan JPU,” pungkasnya.

Sebelumnya tedakwa Syamsudin alias Udin ini didakwa JPU Alex Akbar SH, lantaran melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis shabu. Terdakwa didakwa dengan dakwaan primer dalam pasal 114 ayat (1) undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dan dakwaan subsider dalam pasal 112 ayat (1) undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika serta dakwaan lebih subsdier dalam pasal 127 ayat (1) huruf a undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.korankito.com/ria