Hari Pertama Kerja, Sekda Sidak Sejumlah SKPD

SIDAK: Sekretaris Daerah Kota Palembang Harobin Mustopa (lima dari kiri) lakukan inspeksi mendadak ke sejumlah SKPD di Palembang, Selasa (3/1). Hasilnya, tdak ditemukan PNS yang bolos.

Palembang –  Mengawali hari pertama masuk kerja usai libur panjang tahun baru 2017, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melakukan inspeksi mendadak (sidak) pegawai negeri sipil (PNS) dilingkungan Pemkot Palembang.

Sidak dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang Harobin Mustofa usai menghadiri upacara Hari Amal Bhakti (HAB) Ke-71 Kementerian Agama di Monpera Palembang, tadi pagi.

Sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang berada di Jalan Merdeka disambangi Harobin, apakah apakah ada pegawai negeri sipil (PNS) yang bolos.

Didampingi Asisten I Pemkot Palembang Sulaiman Amin serta beberapa pejabat pemerintahan lainnya, Harobin masuk ke Kantor Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP), Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPB-PK), Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda), Badan Kepegawaian Daerah (BKD), serta beberapa dinas lainnya. Disana, Harobin masuk untuk melihat absensi para PNS.

PNS setempat sedikit kelabakan dan langsung memberikan absensi pegawai saat Harobin memasuki ruangan. Harobin pun tak lama-lama mengunjungi kantor dinas tersebut, untuk menuju ke kantor dinas yang lainnya. “Menyambut awal 2017 ini, PNS sudah dikasih libur cukup lama, selama tiga hari. Oleh karena itu Pemkot melakukan sidak, untuk melihat kedisiplinan para pegawai,” ujarnya.

Hasilnya, beberapa kantor SKPD yang didatangi, seluruh pegawainya masuk, dan tak ada yang bolos kerja. “Untuk sementara ini kita lihat, Alhamdulilah masuk semua. Memang masih ada beberapa PNS yang mengambil cuti,” katanya.

Harobin mengatakan, masih menunggu laporan dari BKD untuk melihat absensi para PNS. Jika nantinya, ada kedapatan PNS yang bolos, akan diberikan teguran secara tertulis. “Kita masih menunggu laporan tertulis dari BKD dan laporan kepada dinas masing-masing. Tapi untuk sementara masuk semua,” tegasnya.

Harobin menegaskan, segan-segan menghapus tunjangan perbaikan penghasilan (TPP) para PNS yang malas bekerja. “Jika memang masih ada pegawai yang malas-malasan, TPP akan dihapuskan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Pemkot Palembang telah berjuang untuk menganggarkan TPP bagi para PNS. Hal itu dilakukan Pemkot, sebagai cara untuk menambah semangat para PNS di Kota Palembang.

“Pemkot sudah memperjuangkan TPP ini. Jadi saya tidak mau melihat PNS yang bermalas-malasan,” tukasnya.(korankito.com/ria)