Bisa Dipercaya

Polda Sumsel All Out Perangi Narkoba

Dir Ditres Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Tomy Dwi Arianto. Foto/Kardo

Palembang – Maraknya peredaran narkoba di Palembang membuat jajaran Ditres Narkoba Polda Sumsel kian giat menggelar razia dan menangkap para pengedar.

Selain dua hal itu, kata Dir Ditres Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Tomy Dwi Arianto, anggota juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat dengan memberikan imbauan kepada orang tua untuk tetap mengawasi anak-anak atau remaja agar tidak terjerumus dalam penggunaan narkoba yang menjadi sasaran empuk oleh para pengedar.

Berita Sejenis

1500 Ekstasi Diamankan di Dalam Bus AKAP

Butuh Uang, Pengangguran Antarkan Pesanan Sabu

Bandar Sabu Berduel Dengan Polisi

1 daripada 41

Ia berjanji, secara penuh akan memerangi peredaran narkoba di Sumsel termasuk melakukan razia kesejumlah tempat hiburan dan memburu para pengedar dan bandar. Sebab, narkoba merupakan hal yang harus diperangi karena dapat merusak generasi bangsa. “Kita secara penuh melakukan giat razia dan menangkap para pelaku. Tidak ada toleran bagi para bandar dan pengedar, karena narkoba harus diperangi,” tegas Tomy, Senin (2/1).

Selain itu, Tomy juga mengharapkan peran orang tua untuk selalu mengawasi kegiatan anak-anaknya yang sudah mulai beranjak dewasa. Karena di usia yang relatif remaja, anak-anak dapat dengan mudah terpengaruh dengan ajakan menggunakan narkoba. “Kita juga mensosialisasikan kepada orang tua agar menjaga anak-anak saat beranjak dewasa. Dan mengawasi kegiatan anak-anak dilingkungan sekitar,” jelasnya.

Masih menurut, Tomy, untuk para orang tua, dirinya menyarankan kepada orang tua agar selalu santun saat berinteraksi dengan anak-anak. Sebab, jika anak-anak yang mulai beranjak remaja selalu dimarahi maka sang anak dapat mengalami depresi dan dapat dengan mudah diajak menggunakan narkoba. Jika sang anak mempunyai hobi yang positif, tidak ada salahnya, sang orang tua menyalurkan hobi dan bakat sang anak agar sang anak dapat terhindar dari pengaruh narkoba. “Orang tua juga harus santun dalam menegur sang anak, karena remaja kalau dimarahi mudah sekali depresi. Itulah peran orang tua harus baik saat berinteraksi dengan anak. Bahkan kalau anaknya punya bakat, ya musti disalurkan agar sang anak mempunyai kegiatan rutin yang positif dan terhindar dari pengaruh narkoba,” pungkas Tomy.(korankito.com/kardo).