Sriwijaya FC Urung Ikut Derby Sumatera

MASA EVALUASI: Skuad Laskar Wong Kito ketika berlatih di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang. Foto/resha

Palembang – Skuad Sriwijaya FC memutuskan untuk batal ikut serta dalam eksebisi PT Inalum, 10 Januari 2017. Pasalnya, masih fokus dalam tahap evaluasi dan persiapan pembentukan tim.

Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Faisal Mursyid mengatakan, surat permohonan maaf telah disampaikan PT SOM kepada panitia penyelenggara pada akhir tahun lalu. “Yang pertama karena seluruh pemain masih dalam masa libur sampai dengan manajemen menyelesaikan proses evaluasi. Selain itu saat ini kami pun juga tengah bersiap mengikuti dan menunggu hasil Kongres PSSI, 8 Januari nanti sehinga tidak siap memenuhi undangan tersebut,” jelas Faisal.

Sebelumnya, SFC memang sudah mendapat undangan resmi terkait rencana PT Inalum (Persero) untuk menggelar pertandingan Derby Sumatera antara Sriwijaya FC melawan Semen Padang, 10 Januari mendatang. Menurutnya, berdasarkan arahan dari Presiden SFC, maka konsentrasi utama pihaknya saat ini adalah menyelesaikan evaluasi dan persiapan menyongsong keikutsertaan SFC di Piala Presiden serta kompetisi Indonesian Super Lague (ISL) mulai Februari nanti.

Sementara itu, sekretaris tim SFC Ahmad Haris menyebut pihaknya selangkah lagi menyelesaikan proses evaluasi. “Kemungkinan di minggu pertama Januari ini kita akan mengundang pelatih Widodo C Putro untuk bertemu langsung dengan Presiden klub guna melaporkan hasil di kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 lalu,” jelasnya.

Meski terkesan adem ayem di bursa transfer pemain kali ini, namun Haris menyebut bahwa pihaknya sudah melakukan persiapan guna memenuhi target juara yang diusung oleh pembina SFC, Alex Noerdin di kompetisi ISL 2017 ini. “Namun sesuai arahan dari manajer, maka tidak elok rasanya jika kita mengumbar sesuatu yang belum resmi, apalagi jika berkaitan dengan pihak-pihak yang masih terikat kontrak, baik itu pemain dari SFC atau luar,” tegasnya. (korankito.com/resha)